Wamenkes Pastikan MBG Sudah Melalui Proses Seleksi dan Pengawasan Ketat

AKURAT.CO Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Teras, Boyolali. Program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar, sekaligus menjaga asupan gizi seimbang anak sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, dia memastikan seluruh makanan yang disajikan melalui program MBG telah melalui proses seleksi dan pengawasan ketat.
"Kita upayakan agar makanan yang diberikan higienis, segar, dan bermanfaat bagi anak-anak tanpa menimbulkan masalah kesehatan," kata Dante, dikutip Sabtu (20/9/2025).
Baca Juga: Keracunan Makanan hingga Gizi Tak Sesuai Standar, BGN Harus Cari Solusi Masalah MBG
Dia menjelaskan, bahwa konsep gizi seimbang yang diterapkan mengacu pada kampanye Isi Piringku. "Contohnya nanti ada sayuran, buah-buahan, lauk, dan makanan pokok. Pola ini bisa diterapkan di rumah juga," ucapnya.
Selain memastikan ketersediaan asupan gizi, program MBG juga menjadi intervensi kesehatan untuk mencegah stunting, obesitas, dan masalah gizi lainnya.
Pemerintah menekankan pentingnya pemberian makanan sehat secara rutin, sebagai upaya jangka panjang dalam mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan prestasi belajar.
Dengan pengawasan menyeluruh dan dukungan berbagai pihak, program MBG diharapkan mampu menjadi solusi nyata untuk mencetak generasi sehat, cerdas, dan berprestasi.
Baca Juga: 5.000 Dapur MBG Diduga Fiktif, Komisi IX DPR Minta Pemenuhan Gizi Anak Tak Terhambat
Antusiasme siswa pun terlihat jelas. Jana Auliya Salsabila, siswi kelas 7A, menyampaikan rasa syukurnya atas program ini. "Harapan saya, program MBG terus berlanjut agar bisa membantu kami meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan," ujarnya.
Senada, Meishen Faika Putri Ardhani menilai program MBG membantu dirinya menghemat uang jajan. Dia berharap bisa terus mendapatkan MBG sampai lulus SMA, dan semua anak di Indonesia juga merasakan manfaat program ini
"Saya senang karena bisa menghemat uang jajan, yang bisa ditabung untuk keperluan lain," kata Meishen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








