Luhut Kenang Momen Prabowo Ditempa di Jerman Barat hingga Jatuh dari Ketinggian

AKURAT.CO Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan doa dan harapan untuk Presiden Prabowo Subianto yang berulang tahun ke-74 tahun hari ini, Jumat (17/10/2025).
Melalui instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Luhut berharap Presiden Prabowo semakin tangguh dalam menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045.
"Selamat ulang tahun ke-74, Presiden Prabowo Subianto. Semoga Tuhan Yang Maha Kasih, senantiasa memberi kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah bapak memimpin negeri ini. Samakin tangguh membawa Indonesia menuju cita-cita luhurnya, bersama Indonesia maju, menuju Indonesia Emas 2045," ungkap Luhut.
Baca Juga: Prabowo Ulang Tahun ke-74, Anies Baswedan dan Mahfud MD Kompak Beri Doa Spesial
Dalam momen ini, dia pun mengenang kisah saat dirinya bersama Presiden Prabowo Subianto masih aktif sebagai TNI, dan mendapat tugas menimba ilmu di Grenzschutzgruppe 9 (GSG 9), Jerman Barat. Kisah tersebut berlangsung pada akhir Maret 1981, dan menjadi hari yang tak pernah dia lupakan.
Dia menjelaskan, GSG 9 merupakan satuan antiteror terbaik dunia yang pernah menumpas kelompok Black September dalam tragedi Olimpiade Munich 1972. Satuan ini merupakan asuhan Polisi Federal Jerman, bekerja sama dengan Royal Army Special Air Service (SAS) Inggris.
"Selama 11 bulan lamanya, kami menjalani pendidikan yang sangat keras di tengah cuaca ekstrem. Setiap hari menjadi ujian ketahanan fisik dan mental, sekaligus pelajaran tentang disiplin, persaudaraan, dan dedikasi terhadap tugas," ujar Luhut.
Dari medan latihan yang membeku hingga sesi penyelamatan dari ketinggian, semuanya menuntut kesempurnaan dan tekad yang tak boleh surut. Pada kesempatan ini, dia mengaku mengenal Prabowo sebagai sosok yang pantang menyerah.
"Dari masa itu, saya mengenal Presiden Prabowo sebagai sosok yang pantang menyerah. Pernah suatu ketika, dia terjatuh saat menjalani latihan terjun dari ketinggian. Namun bukannya menyerah, dia justru bersikeras melanjutkan latihan hingga tuntas," tuturnya.
Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Contoh Konsolidasi Politik Terkuat Sejak Reformasi
"Dari situ saya melihat keteguhan hatinya. Bahwa bagi beliau, perjuangan tidak pernah berhenti hanya karena rasa sakit," lanjutnya.
Bagi Prabowo, pendidikan bukan sekadar latihan, melainkan ujian karakter. Di sanalah, Luhut menyaksikan langsung semangat juang yang membentuk kepemimpinan Prabowo hari ini.
"Kini, ketika beliau memimpin bangsa ini, saya meyakini semangat dan disiplin yang pernah ditempa di masa-masa berat itu dapat menjadi letupan energi baru dalam membangun fondasi pemerintahan yang tangguh, berdaulat, dan berorientasi pada kemajuan bangsa," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








