Indonesia Perkuat Kerja Sama Politik Keamanan hingga Sosial Budaya dengan Kuwait

AKURAT.CO Wakil Menteri Luar Negeri, Muhammad Anis Matta, bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Kuwait, Sheikh Jarrah Jaber Al Ahmad Al Sabah. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepajat memperkuat hubungan bilateral di bidang politik, keamanan, ekonomi, sampai pada sosial dan budaya.
Di bidang politik keamanan, kedua negara sepakat untuk mendorong kerja sama antar lembaga keamanan, termasuk dalam pertukaran informasi terkait terorisme, spionase, dan kejahatan transnasional.
Sedangkan di sektor ekonomi, kedua pihak sepakat untuk mendorong percepatan penyelesaian perundingan Indonesia–GCC FTA tahun 2025, mengintensifkan interaksi antar Kamar Dagang kedua negara, serta memperluas peluang investasi termasuk lewat penjajakan kemitraan Kuwait Investment Authority (KIA) dengan Danantara.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif ke Negara Afrika hingga Pasifik
"Kedua Wamenlu sepakat untuk mendorong kerja sama di bidang energi melalui penyelenggaraan 1st Kuwait Energy Forum di Indonesia, di akhir tahun 2025," kata Anis Matta, dikutip laman resmi Kementerian Luar Negeri, Jumat (31/10/2025).
Kedua negara ini juga membahas isu regional, terutama terkait Palestina dan menyerukan gencatan senjata permanen serta persatuan internal Palestina.
Pertemuan ini juga membahas pembukaan kembali penerbangan langsung ke Indonesia untuk mendorong sektor pariwisata. Serta peluang kerjasama dalam bidang tenaga kerja formal Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar kerja di Kuwait.
"Kuwait adalah salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Teluk. Kami berkomitmen untuk membawa hubungan kedua negara menuju kemitraan yang lebih strategis, yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Kuwait," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








