Pria Lulusan Unsrat Ini Bersyukur Ada Program Magang Nasional: Cari Pekerjaan Saat Ini Cukup Sulit

AKURAT.CO Bagi Sunshine Kenny Frits Lintang (23), program Magang Nasional yang merupakan bagian dari Paket Stimulus Ekonomi 2025, datang di waktu yang tepat.
Sebagai seorang fresh graduate, program ini menjadi batu loncatan penting sekaligus pintu awal untuk membangun kariernya di dunia profesional. Kenny merupakan satu dari 32 peserta Magang Nasional, yang berkesempatan menimba pengalaman di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
"Mencari pekerjaan saat ini cukup sulit. Dengan adanya program ini, saya merasa sangat terbantu. Selain mendapatkan pekerjaan, program ini juga bisa menjadi batu loncatan bagi karier saya. Jadi, program ini benar-benar membantu sekali," ujar Kenny saat ditemui di Garuda Sentra Operasi, Tangerang, Banten, dikutip Minggu (2/11/2025).
Baca Juga: Berkat Program Magang, Rafli dari Aceh Bisa Kerja Sambil Belajar di Garuda Indonesia
Sebagai informasi, para peserta magang disebar ke berbagai unit kerja di perusahaan penerbangan nasional tersebut, mulai dari Direktorat Keuangan, Direktorat Human Capital, Direktorat Operasi, Direktorat Niaga, hingga Direktorat Teknik.
Sebagai lulusan Ekonomi Bisnis Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Kenny ditempatkan di unit Risk Management Garuda Indonesia selama enam bulan. Dia mengaku, pertama kali mengetahui informasi mengenai program inisiatif Presiden Prabowo Subianto ini dari unggahan di media sosial.
"Kebetulan saya sedang mencari pekerjaan dan merasa ini kesempatan yang sangat bagus serta besar untuk saya," tutur pemuda asal Manado ini.
Dia bercerita, saat mengikuti proses seleksi dia sempat memilih tiga institusi berbeda, namun hanya Garuda Indonesia yang paling cepat menindaklanjuti prosesnya. Menurutnya, mekanisme pendaftaran program ini cukup mudah, meskipun sempat mengalami kepadatan server karena banyaknya pendaftar.
Dua pekan sudah Kenny menjalani aktivitas magang bersama sekitar 20.000 peserta Magang Nasional lainnya yang lolos pada batch pertama. Meski belum menerima gaji, dia mengaku telah mendapat informasi bahwa peserta akan memperoleh uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
Baca Juga: Pemerintah Buka Lagi Program Magang Bergaji UMK, Targetkan 80 Ribu Lulusan Baru
Namun bagi Kenny, nilai terbesar dari program ini bukan pada nominal, melainkan pengalaman kerja nyata dan pembelajaran profesional yang dia dapatkan.
"Harapan saya ke depan, semoga program ini terus berlanjut. Karena ini sangat membantu kami, para fresh graduate, terutama yang baru lulus dan sedang mencari batu loncatan," ungkapnya.
Program Magang Nasional merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam Paket Stimulus Ekonomi Nasional 2025, untuk membantu lulusan baru memperoleh pengalaman kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka.
Tahap pertama program ini diikuti 20.000 lulusan S1 dan D3, sementara tahap kedua akan dibuka bulan ini dengan target 80.000 peserta baru. Peserta batch pertama sudah mulai bekerja sejak 20 Oktober dan akan menjalani masa magang selama enam bulan penuh.
Para peserta juga akan mendapatkan uang saku setara UMK, jaminan sosial ketenagakerjaan (JKK/JKM), serta sertifikat resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebagai bukti pengalaman kerja yang diakui secara nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








