Cak Imin Ultimatum Penyaluran KUR Tak Boleh Dipersulit: Kredit di Bawah Rp100 Juta Tanpa Agunan

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar, meminta proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) tidak boleh dipersulit untuk mendorong para pelaku UMKM naik kelas.
Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga, termasuk Kementerian Keuangan untuk memastikan penyaluran KUR sesuai aturan.
"Jangan sampai ada kredit mikro yang di bawah Rp100 juta harus ada agunan, padahal tidak perlu agunan. Ini akan kita pastikan lagi kedisiplinan. Karena tidak boleh merepotkan UMKM," kata Menko Muhaimin, dikutip Sabtu (8/11/2025).
Baca Juga: 16 Juta UMKM Masih Manual, Pemerintah Luncurkan KUR Teknologi
Pria yang akrab dipanggil Cak Imin ini menjelaskan, melalui program Pasar 1.001 Malam yang akan membuka ruang bagi UMKM dan ekonomi kreatif untuk berusaha di tempat strategis dengan harga sewa yang murah.
Muhaimin pun optimistis program yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto ini semakin membuka ruang bagi UMKM dan ekonomi kreatif, untuk tumbuh serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kita juga sedang berusaha. Fasilitas pemerintah yang menganggur diberikan kemudahan untuk UMKM memanfaatkan. Itu juga sedang kita galang dengan program-program yang memungkinkan UMKM bisa eksplor, bisa pameran, bisa pemasaran tanpa biaya," jelasnya.
Baca Juga: 3 Cara Mudah Mengajukan KUR Online di BRI, BNI, dan Mandiri 2025: Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru
Selain itu, Kemenko PM juga akan mendorong terciptanya ekosistem untuk mempercepat pelaku UMKM dan ekonomi kreatif naik kelas. Sebab, sektor UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Sektor UMKM pada 2025 tercatat memberikan kontribusi sebesar 61 persen pada PDB Nasional. Sementara, sektor ekonomi kreatif juga telah menunjukkan peran sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.
"Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi terhadap PDB di semester I 2025 yang mencapai 5,69% dan melampaui capaian kontribusi terhadap PDB pada 2024 sebesar 5,69 persen," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





