Profil Lengkap Amarulla Octavian: Wakil Kepala BRIN Baru yang Dilantik Prabowo Hari Ini

AKURAT.CO Laksamana Madya TNI (Purn) Amarulla Octavian telah resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini.
Penunjukan ini terjadi bersamaan dengan pelantikan Arif Satria sebagai Kepala BRIN yang baru.
Amarulla Octavian bukan sosok baru di BRIN, karena sebelumnya ia telah menjabat posisi ini sejak tahun 2023.
Profil Lengkap Amarulla Octavian
Latar Belakang dan Pendidikan
Amarulla Octavian lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 24 Oktober 1965.
Ia adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Laut dengan pangkat terakhir Laksamana Madya TNI.
Amarulla Octavian merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII pada tahun 1988.
Selain pendidikan militer, ia juga memiliki rekam jejak akademik yang impresif.
Ia meraih gelar sarjana teknik setelah lulus dari Sekolah Tinggi Teknologi TNI AL pada tahun 2001.
Kemudian, ia melanjutkan studi magister di Universite Paris 2, Pantheon-Assas, Prancis, dan berhasil meraih gelar pada tahun 2006.
Puncak pendidikan formalnya adalah gelar doktor di bidang ilmu pertahanan dari Universitas Indonesia pada tahun 2012, yang kemudian dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap dengan gelar Profesor pada tahun 2021.
Karier Militer dan Akademik
Amarulla Octavian mengawali karier militernya di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Ki Hajar Dewantara 364 pada tahun 1988 hingga 1990.
Ia juga pernah bertugas di KRI Abdul Halim Perdanakusuma 355 dan KRI Slamet Riyadi 352.
Jabatan penting di kemiliteran yang pernah dipegangnya meliputi Komandan KRI Tjiptadi periode 2003–2004, Komandan Lanal Sangatta periode 2004–2006, dan Komandan KRI Karel Satsuitubun 356 pada 2006–2007.
Ia juga pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari tahun 2009 hingga 2012.
Di dunia akademik, Amarulla Octavian diangkat sebagai dosen tetap di Universitas Pertahanan (Unhan) pada tahun 2014, setelah meraih gelar doktornya.
Kariernya di Unhan terus menanjak, di mana ia pernah menjabat Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan dari 2016 hingga 2018.
Pada tahun 2020, ia diangkat sebagai Rektor Universitas Pertahanan.
Selama menjabat Rektor Unhan, Amarulla memberikan gelar Profesor Kehormatan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Ia juga dikenal sebagai akademisi yang produktif, dengan 33 artikel ilmiah internasional, 20 artikel ilmiah nasional, 4 proceeding, dan 19 buku yang telah diterbitkan.
Prestasi dan Penghargaan
Selama kariernya, Amarulla Octavian telah dianugerahi beberapa tanda jasa dan penghargaan.
Di antaranya adalah Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Nararya, Satya Lencana Kesetiaan, Satya Lencana Wira Nusa, dan Satya Lencana Wira Karya.
Ia juga memiliki beberapa gelar keahlian profesi seperti Certified International Quantitative Researcher (CIQnR), Certified International Qualitative Researcher (CIQaR), Certified International Persen Assessor (CIPA), Insinyur Profesional Utama (IOU), Asean Engineer (Asean Eng), dan Certified International Mixed Methods Researcher (CIMMR).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









