Akurat
Pemprov Sumsel

Di Sela Peninjauan ke Wilayah Bencana, Prabowo Gelar Rapat Persiapan Nataru

Atikah Umiyani | 13 Desember 2025, 16:14 WIB
Di Sela Peninjauan ke Wilayah Bencana, Prabowo Gelar Rapat Persiapan Nataru

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memastikan kesiapan pemerintah dalam menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), di tengah rangkaian kunjungan ke daerah terdampak bencana di Sumatera.

Pagi sebelum peninjauan lapangan pada Sabtu (13/12/2025), Prabowo memanfaatkan kehadiran para menteri untuk menggelar rapat guna memastikan seluruh aspek pelayanan publik berjalan optimal menjelang libur akhir tahun.

"Tadi pagi juga beliau memanfaatkan waktu, karena memang banyak menteri yang ikut hadir mendampingi beliau," ujar Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Langkat, Sumatera Utara. 

Baca Juga: Sambut Libur Nataru 2026, Nikmati Liburan Berbeda dengan Promo Menarik dari Danamon

Dia menjelaskan, Presiden ingin memastikan penanganan bencana tetap berjalan cepat, sekaligus memastikan kesiapan nasional menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Nataru.

"Jadi sekaligus selain beliau ingin memastikan penanganan bencana ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan secepat-cepatnya, beliau juga kemudian mengadakan rapat untuk persiapan Nataru," katanya.

Baca Juga: Jakarta Festive Wonderful Dorong Geliat Belanja dan Digitalisasi Selama Libur Nataru

Dalam rapat tersebut, Prabowo menaruh perhatian khusus pada kesiapan fasilitas umum di seluruh wilayah Indonesia, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat. "Beliau juga ingin memastikan ini sudah minggu kedua menjelang Natal dan Tahun Baru semua fasilitas-fasilitas umum," ujar Prasetyo.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya ketersediaan energi dan layanan komunikasi agar aktivitas masyarakat selama libur Nataru tidak terganggu. Tak hanya itu, Prabowo juga menginstruksikan agar stabilitas pasokan bahan pokok dan bahan makanan tetap terjaga selama periode perayaan akhir tahun.

"Beliau ingin memastikan kemudian ketersediaan bahan bakar di seluruh wilayah Indonesia kemudian masalah telekomunikasi, komunikasi," lanjutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.