Pemerintah Harus Segera Cari Lahan Aman untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana Sumatera

AKURAT.CO Pemerintah pusat diminta segera menyiapkan skema pengadaan lahan relokasi, bagi warga terdampak bencana. Relokasi ke kawasan yang lebih aman dinilai menjadi langkah penting, demi keselamatan dan keberlanjutan hidup masyarakat.
"Warga tidak dapat terus tinggal di wilayah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Karena itu, negara perlu hadir dengan mencarikan lahan yang aman untuk pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak," ujar Anggota Komisi V DPR, Ruslan Daud, Sabtu (20/12/2025).
Legislator PKB dari daerah pemilihan Aceh menjelaskan, dampak bencana tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah, tetapi juga membuat sebagian warga kehilangan tanah dan sumber penghidupan.
Baca Juga: Megawati: Baguna PDIP Harus Responsif di Lapangan, Utamakan Dapur Umum dan Logistik Bencana
"Kondisi tersebut menempatkan masyarakat pada posisi yang bergantung penuh pada kehadiran negara," tuturnya.
Dia juga mendorong agar pemerintah pusat membahas secara serius skema penanganan, termasuk kemungkinan penganggaran pengadaan tanah terlebih dahulu sebelum pembangunan rumah dilakukan.
Skema tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga korban bencana. "Relokasi tidak dapat ditunda apabila suatu wilayah dinilai rawan dan membahayakan keselamatan penduduk," ujarnya.
Dia menegaskan, penanganan pascabencana harus dilakukan sesuai arahan Presiden dan melalui koordinasi lintas kementerian serta mitra terkait. Selain persoalan hunian, kerusakan infrastruktur pendukung akibat bencana, khususnya bendungan harus segera mendapat perhatian.
"Keberlangsungan bendungan sangat menentukan nasib petani dan ketahanan pangan daerah. Jadi kebutuhan ini juga harus dipikirkan mulai dari sekarang," katanya.
Baca Juga: Danantara dan BP BUMN Kerahkan 1.000 Relawan dan 109 Truk Bantuan Tangani Bencana Sumatera
Mantan Bupati Bireun ini menambahkan, penanganan bendungan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui APBN.
Untuk itu, dia mengajak mitra kerja Komisi V DPR RI meninjau langsung kondisi di lapangan guna menentukan skema penanganan yang cepat dan tepat, agar aktivitas pertanian tidak terganggu akibat bencana.
"Kami dalam waktu dekat akan mengajak kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan dan Pemukiman, hingga Kementerian Desa untuk turun secara langsung ke lokasi bencana sehingga bisa mempunyai kesepahaman yang sama terkait prioritas kebutuhan infrastruktur yang harus dipenuhi bagi korban bencana," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







