Akurat
Pemprov Sumsel

Percepat Pemulihan Pendidikan Pascabencana, Brimob Dikerahkan Bersihkan Lumpur di Sekolah

Atikah Umiyani | 22 Desember 2025, 19:36 WIB
Percepat Pemulihan Pendidikan Pascabencana, Brimob Dikerahkan Bersihkan Lumpur di Sekolah

AKURAT.CO Sejumlah anggota Brimob dari Polda Aceh saling bahu-membahu membersihkan sejumlah sekolah yang terdampak banjir bandang, di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Upaya pembersihan salah satunya dilakukan di SMP Swasta Islam Yayasan Maarif Tamiang, Kuala Simpang.

Para personel membersihkan lumpur yang menutupi lantai ruang kelas, ruang guru, hingga halaman sekolah. Pembersihan dilakukan menggunakan berbagai peralatan, seperti cangkul, sekop, serta alat pendorong air dan lumpur. 

Komandan Tim Brimob I, Briptu Kamal, menargetkan sekolah tersebut dapat segera bersih agar proses belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan secepatnya.

Baca Juga: 130 Siswa Korban Penculikan di Sekolah Katolik Nigeria Akhirnya Dibebaskan

"Target pertama kami adalah membersihkan kelas-kelas, ruang guru, tata usaha, dan ruangan lainnya. Setelah itu, baru kami membersihkan bagian luar sebagai tahap finishing," kata Kamal saat ditemui di lokasi, Senin (22/12/2025).

Dia menjelaskan, lumpur dengan kondisi cukup parah terdapat di ruang guru, tata usaha, dan beberapa ruang kelas. Langkah yang dilakukan adalah mendorong lumpur keluar dari ruangan-ruangan tersebut menuju halaman sekolah, sebelum akhirnya dilakukan pembersihan lanjutan.

Selain SMP Swasta Islam Kuala Simpang, tim Brimob juga sebelumnya telah membersihkan sekolah lain yang terdampak banjir, seperti SD Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang.

Baca Juga: Ada Jembatan Gantung, Siswa Tak Perlu Nyebrang Sungai Gomo untuk ke Sekolah

"Jumlah personel kami cukup banyak, tetapi dibagi ke beberapa tim untuk sejumlah titik, seperti Masjid Syuhada, SD Negeri 1 Karang Baru Aceh Tamiang, jembatan, pembuatan sumur bor, serta lokasi-lokasi lainnya," ujarnya.

Kamal menambahkan, peralatan yang digunakan sejauh ini masih mencukupi. Namun, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut jika proses pembersihan membutuhkan alat berat atau mobil tangki air, setelah lumpur berhasil dikeluarkan terlebih dahulu.

"Kami akan berupaya secepat mungkin. Harapannya tetap semangat, ikhlas, dan bersabar dalam menghadapi cobaan ini bersama-sama. Kami berharap sekolah segera bersih sehingga adik-adik bisa kembali masuk sekolah, belajar, dan beraktivitas seperti sedia kala," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.