Ramai Gus Yahya Kenalkan Amin Said sebagai Sekjen PBNU, Tokoh Ini Sebut Islah Elite PBNU Tipu-tipu

AKURAT.CO Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya potongan video pidato Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf yang diduga mengenalkan Dr KH Amin Said Husni sebagai Sekretaris Jenderal PBNU.
Video berdurasi sekitar 2 menit 49 detik itu direkam saat acara peluncuran 69 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Taman Kemandirian Anak (TKA) PBNU dan penyerahan 150 ribu paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Al-Hasani, Limpung, Kabupaten Batang, Selasa (30/12/2025).
Dalam video tersebut, Gus Yahya terdengar menyampaikan sambutan dan memperkenalkan sejumlah tokoh yang hadir. Salah satu pernyataannya yang menuai sorotan adalah saat ia menyebut nama Amin Said Husni sebagai Sekjen PBNU.
“Pak Dadan Hindayana saya perkenalkan, Sekjend PBNU, Doktor Amin Said Husni,” ujar Gus Yahya dalam potongan video yang beredar.
Baca Juga: Gus Yahya Tolak Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
Pernyataan itu memantik reaksi keras dari sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama. Salah satunya datang dari KH Ishaq Masykuri. Ia menilai, jika pernyataan tersebut benar, maka proses islah elite PBNU yang selama ini diklaim telah selesai justru terkesan menipu dan membingungkan warga NU.
“Kalau benar, ini namanya islah itu tipu-tipu. Membingungkan umat. Gus Ipul dianggap apa, sementara sebelumnya sudah disampaikan konflik selesai,” kata KH Ishaq kepada media, Rabu (31/12/2025).
KH Ishaq mempertanyakan mekanisme organisasi PBNU yang menurutnya harus tunduk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Ia menegaskan, PBNU bukan paguyuban yang bisa menyelesaikan persoalan struktural secara sepihak.
“Ini jamiyah dengan aturan organisasi, bukan arisan. Penyelesaian masalah harus jelas dan prosedural,” ujarnya.
Ia juga menyinggung reposisi jabatan Sekretaris Jenderal PBNU yang sebelumnya dipegang Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Menurutnya, jika ada perubahan, seharusnya dilakukan melalui mekanisme pleno sebagaimana proses sebelumnya.
“Kalau Gus Yahya kembali sebagai Ketua Umum, mestinya ada pleno seperti saat pemakzulan. Begitu juga soal Sekjen, jangan digantung seenaknya,” tegasnya.
Sejumlah warga nahdliyin di media sosial bahkan menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk pembangkangan terbuka terhadap hasil kesepakatan islah. Mereka menilai pengenalan Amin Said sebagai Sekjen PBNU bertentangan dengan semangat rekonsiliasi yang telah dibangun melalui sejumlah pertemuan, termasuk di Lirboyo dan Ciganjur.
Baca Juga: Beda Ucapan Gus Yahya soal Status Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf terkait polemik tersebut.
Sementara itu, acara di Batang tetap berlangsung dengan agenda utama peluncuran 69 SPPG TKA PBNU dan penyerahan 150 ribu paket MBG kepada santri. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran PBNU, Kepala Badan Gizi Nasional Prof Dadan Hindayana, Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, serta sejumlah pimpinan daerah dan pesantren.
Program MBG disebut sebagai upaya PBNU dalam meningkatkan pemenuhan gizi santri sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekitar pesantren melalui keterlibatan petani dan peternak lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










