Resmi, Indonesia Kecam Operasi Militer AS di Venezuela

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, angkat suara terkait serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela.
Dia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia terus mencermati dengan saksama perkembangan yang terjadi di Venezuela. Termasuk penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya.
Menlu menilai tindakan semena-mena yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi preseden buruk bagi komunitas internasional dan berpotensi menimbulkan ketidakstabilan kawasan.
"Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional serta dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, serta melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi," jelasnya, melalui unggahan di akun Instagram @sugiono_56, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Indonesia Harus Tolak Tindakan Sepihak AS Atas Venezuela
Menlu menekankan pentingnya menghargai hak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatannya dan menentukan masa depannya sendiri.
Hal tersebut sebagai respons atas rencana pemerintah AS yang dikabarkan akan ikut serta dalam proses transisi pemerintahan Venezuela pascapenggulingan Maduro dari posisi pimpinan tertinggi negara tersebut.
"Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka," katanya.
Indonesia, lanjut Menlu, juga menyerukan kepada semua pihak agar mengedepankan dialog dan menahan diri, serta mematuhi hukum internasional.
"Termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional. Khususnya perlindungan terhadap warga sipil, yang keselamatan dan kondisinya harus tetap menjadi prioritas utama," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







