Angka Kecelakaaan Nataru Berhasil Ditekan, Strategi Lalu Lintas Perlu Disempurnakan untuk Mudik 2026

AKURAT.CO Komisi V DPR RI mengapresiasi kinerja pemerintah, atas keberhasilan menekan angka kecelakaan dan fatalitas selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Anggota Komisi V DPR, Syafiuddin, menyebut pihaknya juga meminta penanganan Mudik Lebaran 2026 semakin disempurnakan.
"Penurunan ini merupakan capaian positif dan patut diapresiasi. Ini menunjukkan adanya perbaikan dalam manajemen lalu lintas, pengawasan, serta koordinasi antarinstansi selama masa Nataru," ujar Syafiuddin dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Jumlah Wisatawan ke Jakarta Turun Saat Nataru, Lalu Lintas Lebih Terkendali
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan berbagai strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta kesiapan infrastruktur dan sarana transportasi. Namun demikian, upaya peningkatan keselamatan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
"Strategi yang sudah diterapkan pada Nataru 2025 perlu dievaluasi dan disempurnakan agar bisa diterapkan secara lebih optimal pada mudik Lebaran Maret 2026 mendatang, yang biasanya memiliki tingkat mobilitas masyarakat jauh lebih tinggi," katanya.
Dia juga menekankan pentingnya kerja keras dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta pemangku kepentingan terkait lainnya demi memastikan mudik berlangsung aman dan nyaman.
"Pemerintah harus terus bekerja keras. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kita berharap tren penurunan kecelakaan ini bisa terus dijaga, bahkan ditingkatkan, pada momentum mudik Lebaran mendatang," pungkasnya.
Baca Juga: Kirab Taruna Akpol Digelar Besok, Semarang Berlakukan Rekayasa dan Pengalihan Arus Lalu Lintas
Sebelumnya, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama Nataru 2025 turun hingga 27,12 persen. Sementara angka kecelakaan secara keseluruhan menurun sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Agus, keberhasilan itu salah satunya disebabkan karena penerapan kebijakan larangan truk sumbu tiga beroperasi di tol selama periode libur Nataru.
"Dengan tidak beroperasinya di jalan tol, tentunya peristiwa kecelakaan juga turun. Dari fatalitas korban meninggal dunia cukup menggembirakan, jadi kita bisa menurunkan dua digit, 27,12 persen," ucap legislator asal Dapil Jawa Timur XI Pulau Madura itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








