Cita-cita Prabowo di Akhir Masa Jabatannya Kemiskinan Ekstrem Bisa Dihapuskan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan ambisinya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia pada akhir masa jabatannya tahun 2029. Di mana, kelompok masyarakat di desil 1 dan 2 menjadi fokus utama pemerintah untuk diubah nasibnya secara nyata.
"Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya, tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem, desil 1 dan 2, bisa kita ubah nasibnya. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi," ujar Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Dia menilai capaian pemerintah selama ini sudah cukup menjadi bukti, meski dia tidak merinci satu per satu karena jumlahnya sangat banyak. Dia menegaskan kebanggaan atas prestasi bangsa bukanlah bentuk kesombongan.
Baca Juga: Prabowo Tak Gentar Meski Dicaci Maki: Tidak Apa-apa, Saya Buktikan Tekad Kita Benar
"Kita bukan sombong dan membangga-banggakan tapi kita harus bangga dengan prestasi, kita harus bangga dengan bukti. Kita tidak boleh jadi bangsa yang rendah diri," tegasnya.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk bangkit menjadi negara maju dan sejahtera, meski dunia tengah dilanda ketidakpastian global.
Baca Juga: Prabowo Bantah Isu Kabinet Merah Putih Pecah Kongsi: Jangan Percaya Orang yang Terlalu Pintar
"Indonesia berprestasi, Indonesia bisa berprestasi, Indonesia akan berprestasi dan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang baik, negara yang maju dan negara yang sejahtera," kata Prabowo.
Maka dari itu, Kepala Negara mengajak seluruh elemen bangsa bersatu dan bekerja sama untuk menghapus kemiskinan dan kelaparan, dengan pendidikan sebagai kunci utama.
"Mari kita bersatu, mari kita bekerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia. Pendidikan adalah sarana yang paling benar untuk menghilangkan kemiskinan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






