Tim SAR Berhasil Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 400, Evakuasi Masih Berlangsung

AKURAT.CO Kurang dari 24 jam Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi persis jatuhnya pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta–Makassar, yang hilang kontak di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan penemuan titik koordinat ini ditemukan setelah pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara (AU) dalam melakukan penyisiran udara, dan menemukan dua body part bagian dari pesawat.
"Alhamdulillah hari ini kita sudah menemukan secara persis titik jatuhnya pesawat, sekira pukul 06.00 kita menerbangkan pesawat Boeing milik TNI AU untuk melaksanakan air surveillance," kata Syafii, saat dihubungi Akurat.co, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga: Pesawat ATR 400 Diduga Hantam Lereng Gunung Bulusaraung, KNKT Fokus Cari Black Box
"Dari situ terdeteksi ada dua body part yang agak besar di mana terlihat ada pintu pesawat dan juga ada bagian ekor dari pesawat," tambahnya.
Dia menjelaskan, setelah titik jatuhnya pesawat ditemukan maka pihaknya menerjunkan Tim Sar gabungan, yang terdiri dari Basarnas special group dan juga Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU untuk menerjunkan helikopter AU ke lokasi.
"Kira-kira di pukul 08.40 tim bisa menemukan titik yang diduga jatuhnya pesawat. Begitu juga berturut-turut beberapa jam kemudian akhirnya dari tim darat gabungan juga tiba di lokasi," ucapnya.
Sampai saat ini, Tim SAR gabungan TNI AU masih melakukan pencarian korban dan juga body part pesawat di tengah kondisi medan yang merupakan perbukitan. Dia berharap, kondisi cuaca juga dapat bersahabat agar pencarian dapat dilakukan baik dari udara dan juga darat.
Baca Juga: Pesawat ATR 400 Hilang Kontak, Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Kelaikan dan Prosedur Penerbangan
"Kita berharap cuaca bagus sehingga hari ini pesawat helikopter bisa kita terbangkan untuk bisa kita laksanakan evakuasi dari udara," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Makassar, M Arif, mengatakan tim telah berhasil menemukan serpihan badan pesawat pada hari kedua pencarian. Dengan lokasi penemuan di sekitar Lokasi penemuan di sekitar 04°55’45,2” S 119°4'52,91”E.
"Serpihan yang ditemukan serpihan jendela, ekor, badan pesawat di sebelah utara, barat, selatan lokasi koordinat pencarian. Serta temuannya berpencar," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







