Akurat
Pemprov Sumsel

Yeti Tribe Indonesia dan QGroup Galang Donasi Rp75 Juta untuk Korban Banjir Sumatra, Disalurkan via Kitabisa

Naufal Lanten | 26 Januari 2026, 16:32 WIB
Yeti Tribe Indonesia dan QGroup Galang Donasi Rp75 Juta untuk Korban Banjir Sumatra, Disalurkan via Kitabisa

 

AKURAT.CO Kepedulian terhadap korban banjir di Sumatra kembali mendapat sorotan. Yeti Tribe Indonesia (YTI), komunitas sepeda gunung besar di Tanah Air, menggandeng QGroup untuk mengumpulkan donasi kemanusiaan senilai Rp75 juta di tahap awal. Bantuan tersebut disalurkan melalui platform kitabisa.com/YTIxQuntukSumatra dan masih berpotensi bertambah seiring partisipasi publik.

Aksi ini menjadi bentuk kolaborasi antara komunitas hobi, dunia usaha, dan platform teknologi demi membantu masyarakat di wilayah terdampak, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Penyerahan simbolis dilakukan di kantor QGroup “Space Q” di Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026, dengan dihadiri perwakilan dari ketiga pihak.


Kolaborasi YTI dan QGroup untuk Respons Cepat Bencana

Penggalangan dana ini lahir dari kepedulian bersama terhadap dampak banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatra. QGroup sebagai ekosistem perusahaan jasa komunikasi terintegrasi berkolaborasi dengan YTI yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial di luar dunia olahraga.

Founder QGroup, Kun Wahyu Winasis, menegaskan bahwa peran komunitas dan korporasi sangat krusial dalam kondisi darurat kemanusiaan.

“Bencana alam adalah pengingat bahwa solidaritas tidak boleh berhenti pada empati saja. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat, transparan, dan cepat kepada mereka yang membutuhkan. Untuk itu kami percayakan penyalurannya melalui platform Kitabisa.com,,” jelas Kun.

Donasi tahap awal sebesar Rp75 juta dikumpulkan dari berbagai elemen dalam jaringan QGroup dan anggota YTI di sejumlah kota. Kampanye penggalangan dana juga dibuka untuk publik agar semakin banyak pihak bisa berkontribusi membantu pemulihan pascabencana.


Semangat Solidaritas dari Komunitas Sepeda Gunung

Bagi Yeti Tribe Indonesia, kegiatan ini bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga bagian dari misi membangun solidaritas sosial di luar aktivitas bersepeda. Sekretaris Jenderal YTI, Ical Hardiyana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota komunitas yang telah ikut terlibat.

“Kami berterima kasih kepada seluruh member YTI di berbagai kota di Indonesia yang bersama-sama telah berdonasi dan membangun cerita baik ini. Duka masyarakat Sumatra juga kepedihan kita semua. Semoga para korban dan keluarga dapat bangkit dan hidup lebih baik kedepannya,” kata Ical.

YTI selama ini dikenal aktif menggabungkan olahraga dengan aksi kemanusiaan. Melalui jejaring internal yang luas, komunitas ini kerap menggerakkan anggotanya untuk terlibat dalam kegiatan sosial, termasuk ketika terjadi bencana alam.


Kitabisa Pastikan Transparansi Penyaluran Bantuan

Sebagai platform penggalangan dana, Kitabisa mendapat kepercayaan untuk menyalurkan bantuan dari kolaborasi YTI dan QGroup. VP of Business & Marketing Kitabisa, Marsudi Wijaya, menyebut kerja sama lintas sektor seperti ini mampu mempercepat dampak positif di lapangan.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa sinergi antara korporasi, komunitas, dan platform teknologi dapat mempercepat dampak bantuan kemanusiaan. Kami berkomitmen menjaga transparansi agar donasi ini sampai ke tangan yang tepat,” tegas Fahri.

Melalui sistem pelaporan dan akuntabilitas yang dimiliki, Kitabisa berupaya memastikan setiap rupiah yang terkumpul benar-benar digunakan untuk membantu warga terdampak banjir.


Mengenal QGroup, Ekosistem Jasa Komunikasi Terintegrasi

QGroup merupakan kelompok usaha di bidang komunikasi yang menaungi sejumlah entitas, antara lain:

  • QComm, konsultan hubungan masyarakat

  • RB Advisory, konsultan urusan publik

  • Konten Media Berjejaring (KMB), media network dan media monitoring

  • Penakita, digital strategist dan pemberdayaan UMKM

  • Konten Emiten Indonesia (KEI), penyedia konten pasar modal dan digital

Melalui jaringan ini, QGroup kerap terlibat dalam berbagai inisiatif sosial dan komunikasi publik, termasuk respons terhadap isu-isu kemanusiaan.


Profil Yeti Tribe Indonesia dan Prestasi Balap Downhill

Yeti Tribe Indonesia adalah komunitas sepeda gunung resmi yang diakui oleh pabrikan Yeticycles asal Amerika Serikat. Berdiri sejak 2011, YTI kini memiliki 17 skuad yang tersebar di berbagai kota, seperti Batam, Bangka, Bintaro, Cibubur, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Banyuwangi, Lombok, Makassar, Balikpapan, hingga Bontang.

Selain aktivitas komunitas, YTI juga mengelola tim balap downhill bernama Yeti Tribe Indonesia Racing Team (YTI RT). Sepanjang 2025, tim ini mengikuti 11 ajang nasional, naik podium sebanyak 22 kali, serta meraih tiga gelar juara umum dan satu gelar juara nasional—sebuah catatan yang memperkuat reputasi YTI di dunia olahraga ekstrem.


Fokus Bantuan untuk Aceh, Sumut, dan Sumatra Barat

Lewat aksi kolaboratif ini, YTI dan QGroup menargetkan bantuan bagi warga di tiga wilayah terdampak banjir: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Dana yang terkumpul diharapkan bisa membantu kebutuhan mendesak sekaligus mendukung proses pemulihan jangka menengah.

Kedua pihak juga berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lembaga lain—baik komunitas, perusahaan, maupun individu—untuk ikut ambil bagian dalam upaya kemanusiaan serupa.


Penutup: Kolaborasi yang Menggerakkan Harapan

Penggalangan dana Rp75 juta oleh Yeti Tribe Indonesia dan QGroup menjadi contoh nyata bagaimana sinergi komunitas, korporasi, dan platform digital bisa memberikan dampak cepat bagi korban bencana. Dengan dukungan publik yang terus mengalir, bantuan untuk masyarakat di Sumatra diharapkan semakin besar dan tepat sasaran.

Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan aksi kemanusiaan ini dan kabar terbaru lainnya, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Pemerintah Izinkan Donasi Publik dan Diaspora untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera, Ini Syaratnya!

Baca Juga: Donasi Malam Tahun Baru Warga Jakarta untuk Korban Bencana Alam Tembus Rp3 Miliar

FAQ

1. Siapa saja pihak yang terlibat dalam penggalangan dana ini?

Penggalangan dana ini dilakukan oleh Yeti Tribe Indonesia (YTI), komunitas sepeda gunung, bersama QGroup sebagai perusahaan jasa komunikasi terintegrasi, serta disalurkan melalui platform Kitabisa.


2. Berapa jumlah donasi awal yang telah terkumpul?

Donasi awal yang berhasil dihimpun mencapai Rp75 juta dan masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya kampanye penggalangan dana.


3. Untuk wilayah mana bantuan ini ditujukan?

Bantuan difokuskan untuk masyarakat terdampak banjir di tiga wilayah Sumatra, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.


4. Bagaimana cara masyarakat ikut berdonasi?

Masyarakat dapat berpartisipasi melalui halaman penggalangan dana di platform Kitabisa dengan mengakses tautan kitabisa.com/YTIxQuntukSumatra.


5. Mengapa penyaluran donasi dilakukan lewat Kitabisa?

Kitabisa dipercaya karena memiliki sistem transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan, serta pengalaman dalam mengelola kampanye kemanusiaan berskala nasional.


6. Apa tujuan utama kolaborasi YTI dan QGroup ini?

Kolaborasi ini bertujuan memastikan bantuan bagi korban banjir dapat tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan transparan, sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan.


7. Apa itu Yeti Tribe Indonesia?

Yeti Tribe Indonesia adalah komunitas sepeda gunung resmi di Indonesia yang berdiri sejak 2011 dan diakui oleh pabrikan Yeticycles dari Amerika Serikat. YTI memiliki 17 skuad di berbagai kota dan juga mengelola tim balap downhill nasional.


8. Siapa QGroup dan apa saja unit bisnisnya?

QGroup merupakan ekosistem jasa komunikasi terintegrasi yang menaungi QComm, RB Advisory, Konten Media Berjejaring, Penakita, dan Konten Emiten Indonesia.


9. Kapan penyerahan donasi simbolis dilakukan?

Seremoni penyerahan donasi dilakukan pada Jumat, 23 Januari 2026, di kantor QGroup “Space Q” di Jakarta.


10. Mengapa kolaborasi komunitas dan perusahaan penting saat bencana alam?

Karena sinergi lintas sektor dapat mempercepat respons darurat, memperluas jangkauan bantuan, serta memastikan distribusi berjalan lebih efektif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.