Kawal Pemulihan Layanan Kesehatan Pascabencana, Gibran Tinjau RSUD Muda Sedia di Aceh Tamiang

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk memastikan pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir bandang dan longsor berjalan optimal.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, penanganan pascabencana harus mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan keberlanjutan layanan publik, khususnya sektor kesehatan.
Presiden menegaskan, negara tidak boleh membiarkan masyarakat terlalu lama berada dalam kondisi darurat. Sehingga, pemulihan fasilitas kesehatan harus dilakukan secara terkoordinasi, transparan, dan berpihak pada keselamatan serta martabat warga.
Baca Juga: TNI Polri Keliling dari Desa ke Desa Beri Layanan Kesehatan untuk Warga Terdampak Bencana Sumatera
"RSUD Muda Sedia menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang terdampak paling parah akibat banjir besar pada akhir 2025," kata Gibran, Jumat (30/01/2026).
Hampir seluruh area rumah sakit sempat terendam, menyebabkan sekitar 95 persen alat kesehatan serta sarana dan prasarana mengalami kerusakan berat atau hilang. Selain itu, enam unit ambulans milik rumah sakit juga sempat tidak dapat dioperasikan.
Meski menghadapi keterbatasan, melalui sinergi lintas sektor RSUD Muda Sedia mulai kembali beroperasi secara bertahap sejak 11 Desember 2025. Pada fase awal, pelayanan difokuskan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap yang terpusat di satu lokasi.
Hingga akhir Januari 2026, sejumlah layanan utama telah kembali berjalan, meliputi IGD dengan 28 tempat tidur, rawat jalan, farmasi, ruang operasi, serta tiga ruang rawat inap dengan total 68 tempat tidur.
Dalam kurun waktu 11 Desember 2025 hingga 28 Januari 2026, rumah sakit ini telah melayani ribuan masyarakat terdampak, dengan rincian 2.227 pasien IGD, 5.873 pasien rawat jalan, 1.893 pasien rawat inap, serta 147 tindakan operasi.
Pelayanan intensif seperti ICU, PICU, NICU, dan perinatologi juga tetap berjalan meskipun masih memanfaatkan fasilitas yang terbatas.
Baca Juga: Meta Hentikan Sementara Karakter AI untuk Remaja Demi Keamanan dan Kesehatan Mental
Pada peninjauan tersebut, Wapres mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan serta dukungan berbagai pihak yang memungkinkan pelayanan kesehatan tetap berlangsung di tengah kondisi darurat.
Sejumlah bantuan telah disalurkan, mulai dari pembangunan sumur bor, pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan, hingga peminjaman sarana dan prasarana dari rumah sakit rujukan nasional dan berbagai lembaga, termasuk Kementerian Kesehatan, BNPB, Polri, serta komunitas dan mitra swasta.
Dia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan sektor kesehatan, sebagai bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana secara menyeluruh.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak RSUD Muda Sedia, seperti penambahan armada ambulans, penguatan sistem server rumah sakit, serta mesin cuci medis.
Selain itu, dia mendorong percepatan perbaikan sistem sanitasi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta instalasi gas medis yang turut terdampak bencana.
Peninjauan ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan masyarakat Aceh Tamiang kembali memperoleh akses layanan kesehatan yang aman, layak, dan berkelanjutan, seiring dengan pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik pascabencana yang dilakukan secara terpadu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








