KPK Dalami Dugaan Perintangan Penyidikan oleh Bos Maktour Travel

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024. Terbaru, KPK membidik pimpinan Maktour Travel karena diduga melakukan perintangan penyidikan dalam perkara tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut, dugaan perintangan itu berkaitan dengan upaya penghilangan barang bukti yang dilakukan pihak internal perusahaan travel tersebut.
“Ya diduga dari informasi yang didapatkan penyidik, dugaan penghilangan barang bukti ya dilakukan oleh pihak-pihak MK Tur (Maktour Travel). Tentu petingginya begitu ya,” ujar Budi Prasetyo, Senin (2/2/2026).
Dugaan tersebut menguat setelah tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Kantor Maktour Travel, Jakarta, pada Kamis, 14 Agustus 2025. Dalam penggeledahan itu, penyidik menemukan indikasi hilangnya sejumlah dokumen yang diduga berkaitan langsung dengan kasus korupsi kuota haji 2023–2024.
Baca Juga: KPK: Biro Travel Haji Masih Takut Ungkap Aliran Dana ke Oknum Kemenag
KPK menilai, penghilangan dokumen tersebut berpotensi menghambat proses penyidikan yang tengah berjalan. Karena itu, penyidik kini memperdalam peran pimpinan Maktour Travel dalam dugaan perintangan penyidikan tersebut.
Kasus ini merupakan bagian dari pengusutan dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji tambahan periode 2023–2024, yang sebelumnya telah menyeret sejumlah pihak, termasuk unsur biro travel dan pejabat terkait. KPK memastikan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat, baik dalam praktik korupsi maupun upaya menghalangi proses penegakan hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








