Prabowo Alokasikan Rp72,75 Miliar Beli Sapi untuk Korban Bencana di Aceh dan Simeulue

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, telah mengalokasikan Rp72,75 miliar untuk pembelian sapi dan pembagian daging kepada masyarakat terdampak di Aceh dan Simeulue, menjelang bulan suci Ramadan.
"Bapak Presiden memberikan bantuan sebanyak Rp72,75 miliar untuk pembelian sapi, pembagian daging di 19 kabupaten/kota di Aceh ditambah Simeulue. Karena Simeulue kemarin ada gempa," ujar Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, Muhammad Tito Karnavian, dalam rapat koordinasi dan evaluasi antara Satgas Galapana DPR dan Satgas Pemerintah di Gedung DPR/MPR RI, Rabu (18/2/2026).
Tito menjelaskan, pihaknya juga telah menerbitkan surat edaran agar daging didistribusikan satu hari sebelum Ramadan. Dia menargetkan sebanyak 3.042 desa di wilayah tersebut akan menerima bagian daging sapi hari ini.
Baca Juga: Update Korban Bencana Sumatera: 1.205 Orang Meninggal Dunia, 139 Masih Hilang
Selain bantuan pangan, Tito juga menjelaskan skema bantuan bagi para korban bencana seperti santunan korban meninggal dunia disalurkan melalui Kementerian Sosial.
"Yang wafat diberikan santunan oleh Kemensos. Di samping itu ada bantuan untuk perabotan Rp3 juta dan stimulan ekonomi Rp5 juta. Kalau untuk rusak berat, otomatis mereka mendapatkan dua jenis bantuan ini, total Rp8 juta," jelasnya.
Untuk kategori rumah rusak ringan dan sedang, bantuan tetap diberikan secara fleksibel sesuai kondisi riil di lapangan. Dicontohkan, jika rumah rusak sedang namun perabotan hancur, korban bisa memperoleh bantuan Rp3 juta. Sedangkan rumah rusak ringan tetapi sawah atau warung terdampak, maka stimulan ekonomi Rp5 juta dapat diberikan.
Pendataan untuk kategori ini masih terus dikejar oleh pemerintah daerah agar penyaluran tepat sasaran. Maka diharapkan Mensos dapat segera mengeksekusi anggaran setelah data final diverifikasi.
Baca Juga: Kemala Run 2026 Digelar di Bali, Target 10 Ribu Pelari dan Galang Dana Bencana
"Yang rusak berat otomatis mendapatkan biaya perabotan dan ekonomi. Yang rusak ringan dan sedang ini sedang dalam tahap pendataan oleh pemda," ucapnya.
Dia menegaskan, bagi korban yang memilih tidak tinggal di hunian sementara (huntara), pemerintah menyalurkan dana tunggu hunian sebesar Rp1,8 juta untuk tiga bulan. Langkah percepatan ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapat perlindungan sosial dan dukungan ekonomi, terutama menjelang Ramadan.
"Di Aceh sudah tersalurkan 93,87 persen, di Sumatera Utara 99,47 persen, dan di Sumatera Barat 97,17 persen. Ini semua ditransfer by name by address sesuai dengan data yang sudah divalidasi BPS," tambah dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








