Pemerintah Pastikan Sekolah Rakyat Hadirkan Pendidikan Aman dan Setara

AKURAT.CO Program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari prioritas Presiden untuk memperluas akses pendidikan bermutu terus dipantau pelaksanaannya.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, meninjau langsung kegiatan belajar-mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Rabu (25/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan.
Arifah menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Karena itu, perlindungan anak di lingkungan sekolah tidak hanya dimaknai sebagai upaya mencegah kekerasan fisik, tetapi juga memastikan terciptanya suasana belajar yang aman, inklusif, dan suportif.
“Sekolah harus menjadi ruang yang membuat anak merasa dihargai, didengar, dan dilindungi. Ketika anak merasa aman dan nyaman, maka proses belajar akan berlangsung lebih maksimal dan karakter positif mereka dapat terbentuk dengan baik,” ujar Arifah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam membangun lingkungan belajar yang mendorong penguatan karakter, kedisiplinan, serta nilai gotong royong di kalangan siswa.
Baca Juga: Pemerintah Alokasikan Rp14 Triliun, Revitalisasi Sekolah Jadi Prioritas 2026
Sementara itu, Kepala SRMP 17 Tabanan, Putu Jaya, mengungkapkan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 74 siswa yang seluruhnya berasal dari keluarga kurang mampu.
Ia menilai perubahan paling signifikan terlihat pada pembentukan karakter para siswa.
“Perubahan yang paling terlihat adalah kedisiplinan, semangat gotong royong, serta rasa tanggung jawab mereka yang semakin kuat. Kami merasa terharu sekaligus bangga melihat anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu kini dapat bersekolah di sekolah yang bermutu dan memiliki fasilitas yang baik,” ujarnya.
Putu Jaya berharap jangkauan Program Sekolah Rakyat dapat terus diperluas agar semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang sama.
“Menurut saya, jalur pendidikan adalah hal yang paling utama dalam mengentaskan kemiskinan. Jika akses pendidikan dibuka seluas-luasnya, maka masa depan anak-anak akan jauh lebih cerah,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









