Akurat
Pemprov Sumsel

Sugiono Telepon Menlu Iran Tawarkan Perundingan Damai dengan AS-Israel

Moehamad Dheny Permana | 4 Maret 2026, 12:40 WIB
Sugiono Telepon Menlu Iran Tawarkan Perundingan Damai dengan AS-Israel
Menteri Luar Negeri, Sugiono.

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengklaim telah melakukan komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait tawaran Indonesia untuk memfasilitasi perundingan damai di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

"Saya berkomunikasi dengan kedua belah pihak, pihak AS dan pihak Iran. Kita tunggu bagaimana nanti, karena dia mengatakan akan lihat situasinya beberapa hari dan beberapa minggu ke depan," ujar Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Terkait dengan Iran, pihaknya telah menyampaikan secara langsung niat Indonesia tersebut dalam komunikasi telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Dalam percakapan itu, Sugiono juga menekankan pentingnya seluruh pihak kembali ke meja perundingan.

Baca Juga: Korps Garda Revolusi Islam Iran Klaim Tewaskan 680 Tentara Israel

"Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau (Araghchi) terima," imbuhnya.

Dia menjelaskan, langkah tersebut didasari komitmen Indonesia untuk mengambil peran aktif dan konstruktif dalam merespons konflik. Menurutnya, dialog dan diplomasi tetap menjadi jalan terbaik untuk meredakan ketegangan dan mengakhiri konflik.

Namun, dia menegaskan bahwa mediasi hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak yang berkonflik menyatakan kesediaan untuk difasilitasi. "Yang pasti Indonesia ingin ada dalam posisi bahwa bagaimana kita bisa menjadi jembatan perbedaan, menawarkan kesiapan kita, menawarkan diri kita," ucapnya.

Baca Juga: Profil Mojtaba Khamenei, Putra Ali Khamenei yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Sebagai informasi, situasi di Timur Tengah memanas setelah Israel dan AS melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu pekan lalu, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan serangan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan tersebut.

Menanggapi perkembangan tersebut, Indonesia menyatakan penyesalan atas gagalnya perundingan antara AS dan Iran yang berujung pada eskalasi militer. Indonesia juga menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog serta diplomasi.

Selain itu, Indonesia menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna mendorong terciptanya kembali situasi keamanan yang kondusif. "Dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri, Sabtu pekan lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.