Akurat
Pemprov Sumsel

Antisipasi Dampak Geopolitik Global, Pemerintah Perkuat Konsolidasi Nasional

Moehamad Dheny Permana | 4 Maret 2026, 13:39 WIB
Antisipasi Dampak Geopolitik Global, Pemerintah Perkuat Konsolidasi Nasional
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Akurat.co/Moehamad Dheny Permana)

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan lintas generasi pemimpin dan pimpinan partai politik, untuk menyatukan sikap dan kesiapsiagaan nasional demi menjaga stabilitas dan keamanan negara. 

"Semuanya ini kita lakukan dalam rangka bagaimana mendorong agar kejadian di global itu bisa kita antisipasi untuk mengamankan negara kita," kata Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya di hadapan awak media di lingkungan Istana Jakarta, dikutip Rabu (4/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo bersama para tokoh bangsa yang dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden terdahulu, Menteri Luar negeri terdahulu, dan sejumlah Ketua Umum Partai Politik, membahas perkembangan geopolitik hingga kesiapan Indonesia dalam menghadapi hal tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Hilirisasi Lindungi Industri Kreatif dari Dampak Konflik Timur Tengah

Bahlil menyebut, segala upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini merupakan wujud kesiapan Indonesia mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di tengah dinamika global. 

"Kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan oleh Bapak Presiden, dan juga adalah kesiapan-kesiapan langkah-langkah untuk mengantisipasi ini," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, turut menegaskan kembali bahwa keputusan Indonesia dalam bergabung dengan Board of Peace (BoP) merupakan pilihan yang paling memungkinkan dalam upaya Indonesia merespons dinamika global saat ini.

"Penjelasan yang menurut saya beliau menjelaskan pilihan yang memang terberat dari yang ada, yang paling mungkin dari yang ada, bukan pilihan-pilihan ideal," ujar Almuzzammil.

Baca Juga: Kementerian ESDM Siapkan Switching Impor LPG Imbas Konflik Timur Tengah

Terkait situasi yang tengah terjadi di Iran dan Israel, saat ini Indonesia telah secara strategis dan responsif menjaga stabilitas nasional di tengah krisis global. Kesiapan tersebut, termasuk dalam hal ketahanan pangan hingga energi nasional.

"Intinya pada pertahanan kita, pada kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang persiagaan pangan kita, persiagaan energi kita, dan dialog elit kita," ujarnya.

Pertemuan yang digelar selama kurang lebih empat jam tersebut merupakan langkah aktif pemerintah untuk menyatukan pandangan dalam upaya menjaga stabilitas nasional. Ini merupakan wujud komitmen dalam menciptakan rungan kolaboratif dan inklusif dalam penyelenggaraan negara yang mengutamakan kepentingan nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.