Akurat
Pemprov Sumsel

Satgas PRR Kebut Pembangunan Jembatan Perintis Pulihkan Konektivitas di Sumatera

Ayu Rachmaningtyas | 4 Maret 2026, 17:35 WIB
Satgas PRR Kebut Pembangunan Jembatan Perintis Pulihkan Konektivitas di Sumatera
Pembangunan jembatan perintis.

AKURAT.CO Pemerintah terus mengebut pembangunan jembatan perintis (jembatan gantung) guna menopang pemulihan konektivitas dan mobilitas penyintas di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan penghubung yang rusak akibat bencana, guna memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik.

Berdasarkan data Satgas PRR Pascabencana Sumatera per 3 Maret 2026, pembangunan jembatan perintis yang dilaksanakan TNI AD berangsur menunjukkan progres signifikan.

Baca Juga: Pemerintah Kebut Bangun Hunian Korban Bencana Sumatera, Target Nol Pengungsi Sebelum Lebaran

Di Aceh, pembangunan jembatan di Blang Teurekan telah mencapai 95 persen, Sekrak Kiri 41,90 persen, Burni Bius 51,5 persen, Brawang Gajah 57,01 persen, Owaq 50,5 persen, Meunasah Bireuen 59,9 persen, serta Kali Alas 57,6 persen. Namun, perlu diketahui sebelumnya, Satgas PRR telah menyelesaikan delapan jembatan perintis di Aceh.

Sementara di Sumut, jembatan perintis di Desa Hipnis, Tapanuli Selatan, telah mencapai 49 persen, Sungai Aek Naingan, Mandailing Natal (Madina) 49,2 persen, Sungai Ononamolo III, Nias Barat 62,5 persen, Desa Sanawuyu, Nias Utara 63,5 persen, Sungai Sibuluan, Tapanuli Tengah 66 persen; serta dua jembatan di Sungai Aek Sirahar, Tapanuli Tengah masing-masing telah mencapai 57 persen dan 58 persen. 

"Sebelumnya, Satgas PRR juga telah menyelesaikan lima pembangunan jembatan perintis di Sumut," kata Tito dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Di Sumbar, progres dua jembatan perintis di Sungai Batang Mangoi telah mencapai 51 persen dan 47 persen. Jembatan di Sungai Alahan Panjang mencapai 31,85 persen, Sungai Batang Sinamar 43 persen, Sungai Batang Bangko Gadang 44,5 persen, Sungai Batang Siat 37,93 persen, Sungai Batang Guwo 39,85 persen, serta Sungai Jorong Sini 36,81 persen.  

Baca Juga: Pratikno: Renduk Rehabilitasi Sumatera Rp56,3 Triliun Segera Dijalankan

"Sejauh ini belum ada jembatan perintis yang selesai di Sumbar," ujarnya.

Untuk mempercepat pembangunan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, untuk mempercepat pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir dan longsor di Sumatera.

"Menteri PU sudah saya hubungi dan juga jajaran petugas PU. Beliau sudah menyampaikan komitmennya kepada saya," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.