Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal di Indonesia, Wilayah Mana Paling Terdampak?

AKURAT.CO Berdasarkan informasi resmi dari BMKG, musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih awal dan berpotensi lebih kering dari biasanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hampir separuh wilayah Indonesia akan mengalami awal kemarau lebih dini, dengan puncak kekeringan diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.
Kondisi ini tentu perlu menjadi perhatian serius, karena berdampak pada ketersediaan air, sektor pertanian, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan di berbagai daerah.
Berikut ini informasi lengkap dari BMKG terkait daftar wilayah yang terancam kekeringan ekstrem di Indonesia.
Baca Juga: Strategi Mudik 2026 Tanpa Cuti Panjang, Tetap Bisa Pulang Kampung
Daftar Wilayah dan ZOM yang Mengalami Awal Kemarau Maju Signifikan 2026
Berdasarkan analisis BMKG, sebanyak 325 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 46,5% wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami awal musim kemarau lebih cepat dari biasanya (maju) pada tahun 2026.
Artinya, hampir separuh wilayah Indonesia akan memasuki musim kering lebih dini dibandingkan rata-rata klimatologisnya.
Wilayah yang diperkirakan mengalami kemarau lebih awal meliputi:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








