Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Alternatif Pulangkan Jemaah Haji dan Umrah

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan dan keamanan jamaah haji dan umrah Indonesia di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Deputi Bidang Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Warsito, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan situasi, khususnya di sekitar Arab Saudi dan negara-negara transit penerbangan jamaah.
Pada periode Ramadan, terdapat sekitar 33 ribu jamaah umrah Indonesia yang berada di Arab Saudi. Maka, seiring dinamika keamanan kawasan, sejumlah jamaah dilaporkan mengalami kendala keberangkatan maupun kepulangan.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Pemerintah Pastikan Pemulangan Jemaah Umrah Secara Bertahap
"Pemerintah melakukan monitoring intensif dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi serta maskapai penerbangan guna memastikan jalur aman dan pengaturan transportasi yang optimal," kata Warsito dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Pihaknya menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan sesuai ketentuan, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential principle) dan asesmen risiko berkelanjutan.
"Pemerintah hadir untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh jamaah Indonesia. Setiap kebijakan akan diambil secara terukur berdasarkan perkembangan situasi dan koordinasi lintas kementerian/lembaga," tegasnya.
Selain itu, Kemenko PMK menekankan pentingnya skenario alternatif dalam situasi darurat, seperti penundaan, penjadwalan ulang, pengaturan transit, hingga evakuasi apabila diperlukan. Upaya ini menjadi bentuk perlindungan juga disiapkan bagi jamaah yang terdampak pembatalan atau penundaan perjalanan.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, melaporkan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh telah melakukan koordinasi dengan Kantor Urusan Haji di Jeddah, guna memperoleh informasi terkini terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun berjalan.
Berdasarkan data Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, sekitar 300 jamaah umrah Indonesia tercatat mengalami kendala kepulangan. Data tersebut diperoleh melalui laporan hotline dan pemantauan langsung petugas di Bandara Jeddah, Terminal Haji Jeddah, serta Bandara Madinah.
"Pemerintah Arab Saudi telah memberikan kebijakan perpanjangan visa secara gratis bagi jamaah yang terdampak, sehingga status legalitas mereka tetap aman hingga proses kepulangan ke Indonesia," jelas Abdul Aziz.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah telah merespons perkembangan situasi sejak 28 Februari 2026, dengan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak terverifikasi di media sosial.
Hingga saat ini, belum terdapat indikasi gangguan langsung terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Dua bandara utama di Arab Saudi, yakni Jeddah dan Madinah, masih beroperasi. Meski demikian, seluruh pihak diminta tetap dalam status mitigasi dan kewaspadaan, termasuk memastikan keamanan rute penerbangan yang transit di kawasan Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









