Akurat
Pemprov Sumsel

Program MBG Tingkatkan Produksi UMKM Roti di Sukoharjo: Dulu Seribuan, Sekarang 2500 Roti per Hari

Moehamad Dheny Permana | 7 Maret 2026, 18:46 WIB
Program MBG Tingkatkan Produksi UMKM Roti di Sukoharjo: Dulu Seribuan, Sekarang 2500 Roti per Hari
Pelaku UMKM bakery di Dusun Dukuh Sepat, Desa Bulu, Kabupaten Sukoharjo, mengalami peningkatan produksi berkat Program MBG. (Bakom RI)

AKURAT.CO Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dirasakan langsung manfaatnya oleh pelaku UMKM di berbagai daerah.

Salah satunya usaha roti milik Rahmat (42 tahun), pelaku UMKM di Dusun Dukuh Sepat, Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Yang menjadi salah satu pemasok makanan untuk Program MBG.

Sebelum Program MBG berjalan, usaha roti milik Rahmat rata-rata memproduksi sekitar 1.000 roti per hari. Namun, sejak dipercaya menyuplai roti untuk MBG, produksinya melonjak pesat.

"Setelah ada pesanan MBG ini, sekitar 2.500 pesanan per hari. Sebelumnya paling seribuaan. Kami melayani dua dapur produksi, yaitu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gempeng Bulu dan SPPG Kelurahan Bulu," katanya, melalui keterangan resmi Bakom RI, Sabtu (7/3/2026).

Untuk kebutuhan Program MBG, Rahmat memproduksi varian roti kecil dengan harga terjangkau, berkisar Rp2.000 hingga Rp2.500, yang dikemas dengan standar gizi yang ditentukan.

Baca Juga: Riset Ungkap Manfaat Program MBG: Ringankan Beban Orang Tua, Tingkatkan Semangat Belajar Siswa

Rekrut Pegawai Baru

Lonjakan pesanan ini berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja di lingkungan sekitarnya.

Rahmat kini menjalankan tokonya dengan lima orang pegawai, termasuk dirinya dan istrinya, sementara tiga lainnya adalah pegawai baru yang direkrut khusus untuk menangani pesanan MBG.

"Otomatis menambah pegawai karena kalau ditangani sendiri tidak mampu. Kami juga bisa memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang biasanya menganggur di rumah, hari ini bisa diberdayakan untuk membantu. Dan itu mudah-mudahan bisa memberikan nilai lebih," jelasnya.

Bagi Rahmat, tambahan penghasilan ini sangat membantu biaya pendidikan ketiga anaknya. Ia berharap program ini terus berlanjut karena sangat membantu UMKM kecil bertahan di tengah persaingan pasar yang ketat.

"Seandainya bisa bertemu Pak Prabowo, ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Prabowo atas program MBG ini. Karena betul program ini membantu kami, khususnya UMKM kecil-kecil ini untuk bisa bertahan. Karena di roti, kompetitornya itu sangat luar biasa. Dengan adanya MBG ini bisa bertahan," tutupnya.

Kisah Rahmat di Sukoharjo adalah satu dari jutaan bukti nyata dampak ekonomi Program MBG secara nasional.

Baca Juga: Tak Sekadar Makan Gratis, MBG Dibangun untuk Bentuk Karakter Anak

Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa per Februari 2026, program ini telah berhasil menciptakan satu juta lapangan kerja melalui operasional dapur MBG di seluruh Indonesia.

"Dengan 22 ribu (dapur) saja sekarang, kita sudah menciptakan lapangan kerja satu juta. 22 ribu kali 50 orang yang digaji tiap hari. Sudah kita ciptakan lapangan kerja satu juta (dari Program MBG)," ujar Presiden Prabowo, dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Februari lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.