Akurat
Pemprov Sumsel

Cara Menghindari Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 agar Perjalanan Lebih Lancar

Nurma Nafisa Faradilla | 11 Maret 2026, 19:46 WIB
Cara Menghindari Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 agar Perjalanan Lebih Lancar
Mudik Lebaran.

AKURAT.CO Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jutaan masyarakat Indonesia biasanya melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Tradisi tahunan ini selalu diikuti dengan peningkatan volume kendaraan di jalan tol, jalur nasional, maupun jalur arteri.

Pemerintah pun telah memprediksi terjadinya lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026. Oleh karena itu, penting bagi calon pemudik untuk mengetahui cara menghindari puncak arus mudik Lebaran 2026 agar perjalanan tetap lancar.

Dikutip dari berbagai sumber, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memperkirakan bahwa pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini akan sangat besar.

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang

Pemerintah memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama diperkirakan berlangsung pada 14 hingga 15 Maret 2026. Sementara gelombang kedua diprediksi terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.

Baca Juga: Jawa Tengah Tujuan Utama Mudik Lebaran 2026, Kendaraan Pribadi Masih Jadi Pilihan

Selain itu, puncak arus balik Lebaran juga diperkirakan terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Menurut pemerintah, jumlah perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik.

Wilayah Tujuan Mudik Terbanyak

Pergerakan pemudik diperkirakan akan terkonsentrasi menuju beberapa wilayah utama di Indonesia.

Beberapa daerah dengan tujuan mudik terbanyak antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Karena itu, jalur menuju wilayah tersebut biasanya menjadi titik kemacetan yang cukup padat selama musim mudik.

Cara Menghindari Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Agar perjalanan mudik lebih nyaman, ada beberapa cara menghindari puncak arus mudik Lebaran 2026 yang bisa kamu lakukan.

  1. Berangkat lebih awal dari jadwal puncak mudik. Jika memungkinkan, kamu bisa melakukan perjalanan beberapa hari sebelum tanggal 14 Maret 2026 agar terhindar dari lonjakan kendaraan.

  2. Manfaatkan kebijakan kerja fleksibel seperti Work From Anywhere. Pemerintah mendorong kebijakan ini agar masyarakat bisa menyesuaikan waktu perjalanan sehingga tidak menumpuk pada hari yang sama.

  3. Pilih waktu perjalanan di luar jam sibuk. Biasanya lalu lintas lebih lancar pada malam hari atau dini hari dibandingkan siang hari.

  4. Gunakan transportasi umum jika memungkinkan. Selain mobil pribadi, moda transportasi seperti kereta api, bus, kapal laut, dan pesawat juga dapat menjadi alternatif perjalanan mudik yang lebih praktis.

  5. Pantau informasi lalu lintas secara berkala. Dengan mengetahui kondisi jalan terbaru, kamu dapat memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Itulah beberapa cara menghindari puncak arus mudik Lebaran 2026 yang bisa kamu terapkan agar perjalanan pulang kampung lebih lancar dan nyaman.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Dengan memilih waktu keberangkatan yang tepat serta memantau kondisi lalu lintas, kamu bisa mengurangi risiko terjebak kemacetan saat musim mudik Lebaran.

Kapan puncak arus mudik Lebaran 2026?

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 14 hingga 15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18 hingga 19 Maret 2026.

Berapa jumlah pemudik pada Lebaran 2026?

Pemerintah memperkirakan jumlah perjalanan masyarakat saat mudik Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.