BGN Bangun Dapur MBG di Masjid Ats-Tsauroh Serang, Ekonomi Daerah Makin Meningkat

AKURAT.CO Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Ats-Tsauroh, Serang, untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pembangunan ini merupakan bagian dari program 'Sinergi Ekonomi Rakyat', meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat peran SPPG di lapangan. BGN fokus pada program terstruktur dan berbasis data.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya, mengatakan dapur ini nantinya akan menjadi pusat produksi makanan bergizi yang dikelola melalui sistem SPPG. Sehingga, distribusi makanan kepada penerima manfaat dapat dilakukan secara lebih efektif dan terstandarisasi.
Baca Juga: BGN Hentikan Operasional SPPG di Pamekasan Usai Viral Menu MBG Berisi Lele Mentah
Selain itu, pembangunan dapur ini juga diharapkan mampu mempercepat distribusi makanan bergizi bagi masyarakat di wilayah Serang dan sekitarnya. Dia berharap, fasilitas ini nantinya bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
"Dengan dibangunnya dapur MBG ini, madrasah yang ada di masjid ini serta anak-anak yatim usia sekolah dan balita bisa mendapatkan MBG. Ini gagasan yang bagus mudah-mudahan jadi motivasi bagi yang lain, bahwa intensif yang akan diberikan oleh Yayasan itu akan diserahkan kepada pengurus masjid untuk mendukung operasional ini," kata Sony, Sabtu (14/3/2026).
Sementara itu, Walikota Serang, Budi Rustandi, mengatakan bahwa pemerintah kota Serang sangat mendukung program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, jumlah SPPG di Serang mencapai 90 SPPG yang telah membawa manfaat untuk ekonomi daerah.
"Dengan adanya dapur MBG, perputaran uang di kota Serang sebulan Rp100 miliar, jadi setahun hampir sampai Rp1,2 triliun, padahal APBD kita cuma Rp1,6 miliar" ujar Budi.
Untuk itu, pihaknya siap berkolaborasi untuk mensuksekan program MBG. Sebab, program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi tapi juga memajukan ekonomi daerah, terutama UMKM.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) semakin menetapkan standarisasi tinggi dalam memenuhi pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) skala nasional di seluruh daerah. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk 'Sinergi Ekonomi Rakyat', untuk mendukung Program MBG di Serang, Banten.
Baca Juga: Gandeng Kemenkeu, BGN Perkuat Tata Kelola Anggaran Gizi Nasional Lewat E-Learning dan Aplikasi SPPG
Kegiatan ini mempertemukan perwakilan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan Kelompok Tani (POKTAN) setempat, untuk diberi arahan mengenai pengambilan bahan baku buat MBG yang sehat dan bersih, dalam memenuhi standar keamanan pangan tinggi untuk menjaga kualitas makanan pada program MBG.
Pada hari pertama kegiatan di tanggal 10 Maret 2026 kemarin, Wakil Ketua Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang, dan Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional, Tengku Syahdana, hadir dalam kegiatan mengunjungi Pondok Pesantren Al-Markaz di Kabupaten Serang, Banten.
"Kenapa Ponpes ini menjadi agenda kunjungan awal? Karena Ponpes Al-Markaz ini memiliki perkebunan eduwisata komobid. Di mana perkebunan ini menghasilkan bahan baku terbaik untuk program MBG di wilayah Banten umumnya dan Serang khususnya," kata Nanik, Rabu (11/3/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







