Satgas Perumahan: Lahan BUMN Harus Diprioritaskan untuk Program Rumah Rakyat

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto tengah mendorong percepatan pembangunan perumahan di Indonesia.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memanfaatkan lahan milik badan usaha milik negara (BUMN) untuk mendukung program pembangunan rumah bagi masyarakat.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa lahan milik BUMN pada dasarnya merupakan aset negara yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, khususnya program perumahan.
“Pak Prabowo sudah beberapa kali mengatakan bahwa tanah milik BUMN adalah tanah milik rakyat Indonesia. Karena itu tanah tersebut tidak boleh dijual dengan harga pasar. Tanah itu harus diprioritaskan untuk subsidi rakyat, khususnya perumahan,” ujar Hashim saat menghadiri pencanangan pembangunan hunian dalam rangka mendukung program 3 juta rumah di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, arahan tersebut muncul karena adanya kecenderungan sejumlah pihak yang ingin mengambil keuntungan dari nilai komersial tanah milik negara.
Jika lahan BUMN dijual mengikuti harga pasar, maka tujuan negara untuk menyediakan perumahan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah akan semakin sulit tercapai.
Baca Juga: PINTU Catat Lonjakan Trading Tokenisasi Aset Hingga 45% pada Februari 2026
Karena itu, Hashim menegaskan tanah-tanah milik BUMN seharusnya diprioritaskan untuk mendukung program perumahan rakyat.
Selain untuk menyediakan hunian terjangkau, program perumahan juga dinilai memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dengan program perumahan ini, kita bisa mendorong bahkan mencapai laju pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen atau lebih,” katanya.
Ia menjelaskan pembangunan perumahan memiliki efek berganda terhadap perekonomian karena melibatkan berbagai sektor industri.
“Begitu banyak sektor akan bergerak, mulai dari semen, mebel, kabel listrik, besi, hingga kayu. Semua sektor tersebut saling terkait,” ujar Hashim.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pembangunan perumahan rakyat tidak hanya mengejar jumlah, tetapi juga memperhatikan kualitas bangunan.
Hashim meminta seluruh pihak terkait memastikan mutu hunian tetap terjaga agar masyarakat yang menerima manfaat program tersebut tidak kecewa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









