Resmi! Muhammadiyah Lebaran 2026 pada 20 Maret, Cek Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah

AKURAT.CO Muhammadiyah Lebaran 2026 tanggal 20 Maret diputuskan melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.
Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Artinya, warga Muhammadiyah akan merayakan Idul Fitri lebih awal sesuai dengan perhitungan astronomi yang telah ditetapkan.
Penetapan ini menjadi bagian dari sistem kalender Hijriah yang digunakan Muhammadiyah secara global dan terintegrasi.
Dasar Penetapan Lebaran 2026 Muhammadiyah
Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal untuk menentukan awal bulan Hijriah. Metode ini berbasis perhitungan astronomi tanpa menunggu hasil rukyatul hilal.
Baca Juga: Hasil Sidang Isbat Hari Ini, Cek Jadwal Resmi Penetapan Lebaran 2026
Selain itu, Muhammadiyah juga mengacu pada kalender Hijriah global tunggal yang memungkinkan penentuan tanggal secara lebih pasti dan seragam.
Dengan pendekatan ini, Muhammadiyah dapat menetapkan jadwal Lebaran jauh hari sebelum pelaksanaan, termasuk Muhammadiyah Lebaran 2026 tanggal 20 Maret.
Dikutip dari berbagai sumber, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau masyarakat untuk saling menghormati jika terjadi perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Perbedaan penetapan Lebaran merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia karena adanya perbedaan metode, seperti hisab dan rukyatul hilal.
Sikap saling menghargai dan menjaga persatuan menjadi hal yang penting dalam menyikapi perbedaan tersebut.
Apakah Lebaran 2026 Muhammadiyah Akan Sama dengan Pemerintah?
Meski Muhammadiyah Lebaran 2026 tanggal 20 Maret sudah ditetapkan, keputusan pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat.
Baca Juga: Link Download Takbiran Idul Fitri Terbaru 2026, Lengkap dengan Lafadz Takbir
Penetapan Lebaran oleh pemerintah dilakukan dengan menggabungkan metode hisab dan rukyatul hilal. Oleh karena itu, ada kemungkinan hasilnya bisa sama atau berbeda dengan Muhammadiyah.
Keputusan akhir pemerintah biasanya diumumkan setelah sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








