Presiden Salat Ied di Aceh, Ketua MPR: Bentuk Solidaritas untuk Korban Bencana

AKURAT.CO Presiden Prabowo melaksanakan shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu. Presiden juga bersalaman bersama masyarakat Aceh Tamiang.
Berkaitan dengan itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai kehadiran presiden melaksanakan Salat Idulfitri di Aceh merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kepedulian pemerintah pusat terhadap warga yang masih dalam proses pemulihan pascabencana yang terjadi pada November lalu.
“Hari ini Presiden Salat Ied di Aceh. Itu bentuk solidaritas yang ditunjukkan oleh Presiden kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang pada bulan November terkena musibah. Dan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan ini sejak awal luar biasa,” ujar Muzani usai melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H, di Masjid Istiqal, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2026).
Baca Juga: Presiden Prabowo Salat Ied dan Halal-Bihalalal dengan Warga Aceh Tamiang
Ia menjelaskan, pemerintah telah menjalankan upaya pemulihan di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Karena itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi saat ini masih berlangsung.
“Tekad presiden untuk kembali membangun Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh menjadi provinsi yang kembali seperti sediakala juga sudah dilakukan dengan baik. Sekarang ini sedang dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelas dia.
Muzani menekankan, kehadiran presiden di Aceh juga menjadi simbol kebersamaan dengan warga yang hingga kini masih tinggal di hunian sementara.
“Hari ini Presiden melaksanakan salat di sana untuk menunjukkan solidaritas, kebersamaan dengan sahabat-sahabat, saudara-saudara di Aceh yang sampai sekarang masih tinggal di berbagai macam tempat hunian sementara,” tutur Muzani .
Saat ditanya apakah akan mengahadiri kegiatan open house di Istana Negara Kepresiden, ia menyatakan kemungkinan akan menghadiri kegiatan tersebut. “Saya? InsyaAllah,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










