Progres Capai 15 Persen, Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Dipastikan Cepat dan Berkualitas

AKURAT.CO Pemerintah tengah menyelesaikan pembangunan 104 Sekolah Rakyat baru di berbagai kota, guna mempercepat akses pendidikan untuk masyarakat miskin ekstrem. Hingga 22 Maret 2026, progres pembangunan secara nasional telah mencapai 15,54 persen.
Program ini merupakan bagian dari target pemerintah dalam membangun Sekolah Rakyat di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota, dengan target kapasitas 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.
Dalam pembangunan Tahap II, Sekolah Rakyat berdiri di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan oleh pemerintah daerah di berbagai wilayah.
Setiap kompleks sekolah dirancang modern dan terintegrasi, dilengkapi fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Selain ruang kelas, tersedia pula laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, hingga asrama bagi siswa dan tenaga pengajar.
Fasilitas penunjang lainnya seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang kegiatan ekstrakurikuler, serta ruang terbuka hijau juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya mengatasi berbagai tantangan teknis di lapangan. Mulai dari akses menuju lokasi pembangunan, distribusi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung menjadi fokus perhatian agar proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.
"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas," kata Menteri PU, Dody Hanggodo, ditulis Selasa (24/3/2026).
Di Provinsi Jawa Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Proyek ini tersebar di 11 titik yang terbagi dalam dua wilayah kerja.
Baca Juga: Putus Rantai Kemiskinan, Mensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Papua Barat
Wilayah Jawa Tengah 1 mencakup Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung. Sementara wilayah Jawa Tengah 2 meliputi Kabupaten Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, serta Kota Semarang.
Berdasarkan laporan terbaru, progres pembangunan di sejumlah lokasi menunjukkan capaian yang beragam. Beberapa di antaranya bahkan melampaui rata-rata nasional, seperti di Kabupaten Sragen yang mencatat kemajuan cukup tinggi dalam pelaksanaan konstruksi.
Kementerian PU bersama pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh proyek Sekolah Rakyat Tahap II dapat diselesaikan tepat waktu. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan, dan mendorong pemerataan kualitas pembelajaran di berbagai daerah di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







