Akurat
Pemprov Sumsel

TNI Berduka, Begini Situasi Ketika Praka Farizal Rhomadhon Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Saeful Anwar | 30 Maret 2026, 16:53 WIB
TNI Berduka, Begini Situasi Ketika Praka Farizal Rhomadhon Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.

AKURAT.CO Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu prajurit yang bertugas dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.

Insiden tersebut terjadi di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akibat meningkatnya eskalasi keamanan di Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026).

“Berdasarkan laporan dari lapangan, insiden menimpa prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL,” ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, dalam keterangan persnya, Senin (30/3/2026).

Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur. Sementara itu, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta dua prajurit lainnya, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan.

Para korban luka telah mendapatkan penanganan medis. Dua prajurit dengan luka ringan dirawat di fasilitas medis Level I UNIFIL.

Adapun prajurit yang mengalami luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George Beirut untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Jenazah prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di markas East Sector Headquarters (HQ) UNIFIL.

Baca Juga: Rangking FIFA Bukan Jaminan, Kevin Diks Pede Timnas Indonesia Bungkam Bulgaria di GBK

Proses administrasi pemulangan ke Indonesia tengah dilakukan dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut.

TNI menyatakan bahwa insiden terjadi di tengah situasi saling serang artileri di wilayah tersebut.

Hingga kini, belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian. Investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL.

Seiring meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon, TNI telah meningkatkan kewaspadaan seluruh personel sesuai prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku dalam misi PBB.

TNI juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian dunia secara profesional dan bertanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit.

“TNI terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah penugasan dan menyiapkan langkah-langkah kontinjensi guna mengantisipasi dinamika yang terjadi di lapangan,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.