BRI Borong 3 Penghargaan Dealer Utama Terbaik 2025 dari Kemenkeu, Perkuat Pasar Keuangan

AKURAT.CO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan capaian positif dengan meraih tiga penghargaan Dealer Utama Kinerja Terbaik pada Tahun 2025 dari Kementerian Keuangan RI.
Pengakuan ini memperlihatkan konsistensi BRI dalam mengambil bagian pada upaya pendalaman pasar keuangan domestik sekaligus mendukung pembiayaan APBN secara berkelanjutan.
Dalam penghargaan yang diterima langsung oleh Direktur Treasury and International Banking BRI Farida Thamrin di Kementerian Keuangan pada Rabu (1/04), BRI memperoleh predikat Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik 2025, Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Perdana 2025, serta Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Sekunder 2025.
Pengakuan ini menjadi refleksi atas peran aktif BRI sebagai salah satu Dealer Utama mitra strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung penerbitan Surat Berharga Negara atau SBN, baik melalui partisipasi pada pasar perdana maupun kontribusi dalam menjaga likuiditas perdagangan di pasar sekunder.
Farida Thamrin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi BRI dalam menjalankan peran intermediasi di pasar surat berharga negara.
“Di tengah dinamika pasar keuangan sepanjang 2025 yang ditandai dengan pergerakan yield dan volatilitas global, pencapaian ini mencerminkan peran aktif BRI dalam mendukung efektivitas penerbitan SBN, baik melalui partisipasi di pasar primer maupun dalam menjaga likuiditas dan aktivitas perdagangan yang sehat di pasar sekunder. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat kapabilitas Treasury, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pasar keuangan Indonesia,” ujarnya.
Terkait peran sebagai Dealer Utama, BRI tidak hanya berpartisipasi dalam lelang SBN, tetapi juga mencakup kontribusi dalam mendukung pembiayaan negara, menjaga likuiditas pasar, serta memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar SBN domestik.
Sebagai institusi yang aktif di pasar surat berharga negara, BRI senantiasa memperkuat kapabilitas Treasury untuk menjaga kehadiran yang konsisten dalam lelang SBN, pembentukan harga yang sehat, serta aktivitas transaksi di pasar sekunder.
Pasalnya, peran tersebut menjadi penting dalam mendukung efektivitas strategi pembiayaan pemerintah, sekaligus memperluas basis investor dan menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap instrumen SBN domestik.
Dengan fungsi itu, BRI tidak hanya hadir sebagai peserta pasar, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembiayaan negara yang berperan dalam menjaga kedalaman dan efisiensi pasar. Hal ini terlihat dari kinerja volume transaksi surat berharga BRI sepanjang 2025 yang meningkat sebesar 24,40% YoY.
Ke depan, BRI juga akan terus melakukan penguatan bisnis Treasury, tata kelola yang prudent, serta disiplin manajemen risiko. Langkah ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk terus mendukung pengembangan pasar surat berharga nasional yang semakin dalam, efisien, dan berdaya tahan, sekaligus memperkuat kontribusi BRI dalam mendukung agenda pembiayaan pembangunan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






