Akurat
Pemprov Sumsel

Pemerintah Akan Bedah 400 Ribu Rumah Rakyat Tahun Ini, Tersebar di Semua Kabupaten/Kota

Moehamad Dheny Permana | 6 April 2026, 21:52 WIB
Pemerintah Akan Bedah 400 Ribu Rumah Rakyat Tahun Ini, Tersebar di Semua Kabupaten/Kota
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas guna membahas percepatan program perumahan rakyat. (Biro Pers Setpres)

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas guna membahas percepatan program perumahan rakyat secara nasional, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dalam rapat tersebut, pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk memperluas akses hunian layak melalui berbagai langkah strategis, salah satunya peningkatan bedah rumah rakyat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa program tersebut tengah dimatangkan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Sekretaris Negara.

Baca Juga: LinkUMKM BRI Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas, JJC Rumah Jahit Sukses Kembangkan Wastra Eksklusif

"Satu di antaranya ada langkah strategis untuk peningkatan bedah rumah, bedah rumah rakyat. Sedang dipersiapkan bersama dengan Menteri Keuangan dan Bapak Mensesneg dan Pak Seskab untuk renovasi rumah rakyat di seluruh Indonesia," ucap Maruarar dalam keterangannya.

Program tersebut akan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak 400 ribu rumah untuk direnovasi.

"Tahun lalu itu 45.000 rumah, tahun ini 400.000 rumah. Tahun lalu ada sekitar 220 kabupaten/kota yang tidak dapat. Tahun ini semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapatkan program bedah rumah dari Bapak Presiden Prabowo," ujarnya.

Dia meyakini bahwa program tersebut dapat menggerakkan perekonomian nasional dan memberi rasa keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan. "Ini program yang sangat signifikan, dan akan menggerakkan ekonomi dan juga akan berkeadilan," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.