Akurat
Pemprov Sumsel

Gibran Kunjungi Agroeduwisata GMIT Tarus, Perkuat Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kupang

Ayu Rachmaningtyas | 6 April 2026, 23:49 WIB
Gibran Kunjungi Agroeduwisata GMIT Tarus, Perkuat Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kupang
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Agroeduwisata GMIT Tarus. (BPMI Setwapres)

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Agroeduwisata GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor) Tarus di Desa Mata Air, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan dan mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Dalam kunjungan tersebut, dia meninjau lahan pertanian, kolam perikanan, serta fasilitas pendukung, sekaligus berdialog dengan komunitas Beta Petani Millenial yang terdiri dari Kelompok Tani Pemuda Sulamanda dan Kelompok Wanita Tani Cinta Kasih.

Menurutnya, sektor pertanian menjadi prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan kemandirian nasional.

Baca Juga: Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Lokal

"Bapak, Ibu, sekarang kan fokusnya Pak Presiden ada swasembada pangan dan swasembada energi. Jadi Pak Presiden pesan ke kita, produksi pertanian itu benar-benar ingin digenjot," kata Gibran, Senin (6/4/2026).

Dia menyatakan, pemerintah akan mengoptimalkan seluruh rantai produksi pertanian dari hulu hingga hilir, termasuk pemanfaatan teknologi modern.

"Akan kita pikirkan dari A sampai Z. Jadi masalah air, masalah benih, bibit, masalah pupuk dan juga yang paling penting peralatan modernnya. Jadi kita enggak bisa lagi pakai tenaga, alat-alat manual, nanti kerja keras kita terbuang," jelasnya.

Dia juga mencatat keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Desa Mata Air, serta meminta dukungan pemerintah daerah untuk memperkuat sarana produksi.

"Jadi nanti akan kita bantu, ya, Pak Gubernur, dengan alat-alat yang lebih modern untuk peningkatan produksi panen dan juga lebih memudahkan teman-teman ini nanti bekerja," ucapnya.

Selain itu, Wapres menekankan pentingnya peran generasi muda dalam transformasi pertanian modern. "Kita ingin pakai alat-alat modern, tapi nanti yang mengoperasikan anak-anak muda, ya. Yang saya paling senang, di sini melibatkan anak-anak muda," tambahnya.

Baca Juga: Hadiri Perayaan Paskah di Kupang, Gibran Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Wapres turut mengapresiasi keterkaitan hasil panen dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memberikan kepastian pasar (off-taker).

"Tadi saya lihat hasil panen sudah disuplai untuk MBG. Jadi kan untuk off-takernya sudah jelas, ya, nanti digunakan untuk MBG, termasuk yang perikanan ini disuplai juga. Jadi nanti PR kita, Pak Gubernur, ya, kita akan tambah alat-alatnya sesuai kebutuhan," jelasnya.

Sementara itu, salah satu petani Nathalie Marlinche menyampaikan kendala yang dihadapi, terutama keterbatasan air dan penggunaan alat sederhana dalam pengelolaan lahan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.