Prabowo: Ekonomi Kita Kuat di Tengah Krisis Global, Kebutuhan Energi Aman

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya sudah mengkaji dalam menghadapi kondisi global yang penuh krisis dan menyebabkan terganggunya suplai energi. Dia memastikan kondisi Indonesia saat ini berada dalam situasi yang aman dan didukung oleh fondasi ekonomi yang kuat.
"Ternyata kita setelah mengkaji, kita punya kekuatan ekonomi yang cukup kuat," kata Prabowo saat menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Dia mengatakan bahwa dirinya juga sudah memahami kondisi di semua kementerian/lembaga. Selain itu, pemerintah juga sudah menyiapkan langkah-langkah dalam mengendalikan konsumsi energi dalam jangka pendek.
Baca Juga: Rupiah Tembus 17.000 dan IHSG Melemah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi dan Investor Indonesia?
Setelah melewati fase satu tahun ke depan, Prabowo meyakini bahwa kondisi Indonesia akan menjadi lebih kuat.
"Yang saya anggap jangka pendek, yang saya anggap kritis adalah satu tahun ke depan ini, 12 bulan ke depan. Sesudah 12 bulan kita akan menjadi sangat kuat. Nanti langkah-langkahnya kita jelaskan. Tapi intinya sekarang kita siap, kita kuat menghadapi satu tahun ini setelah kita pelajari kondisi," ucapnya.
Dia menegaskan bahwa suplai energi nasional juga tidak terlalu tertangganggu, meskipun gejolak di kawasan timur tengah terus meningkat. Salah satunya, karena banyak kebutuhan minyak nasional yang tidak melewati selat Hormuz.
Baca Juga: Amran: Program MBG Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
"Karena sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz. Kita juga bisa mencari alternatif lain selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat," tuturnya.
Prabowo pun berterima kasih kepada jajarannya, karena berani menjamin bahwa BBM bersubsidi akan dipertahankan untuk rakyat kecil dan miskin. Dia menganggap situasi krisis ini sebagai sebuah tantangan sekaligus peluang, untuk menunjukkan kinerja yang lebih efisien dan baik.
"Saudara-saudara, krisis ini bagi saya adalah sebuah peluang. Krisis, kesulitan, tantangan, hambatan, rintangan adalah peluang. Membuat kita harus bekerja lebih baik. Harus bekerja lebih efisien. Tidak boleh boros. Tidak boleh ada kebocoran. Tidak boleh ada korupsi," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







