Sempat Dinonaktifkan, 11 Juta Peserta PBI Tetap Bisa Akses Layanan Kesehatan

AKURAT.CO Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, menegaskan bahwa layanan kesehatan bagi sekitar 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tetap berjalan, meskipun status kepesertaan mereka sempat dinonaktifkan.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan polemik yang berkembang usai rapat kerja antara pemerintah dan DPR, yang dinilai memunculkan kesan adanya perbedaan sikap antar pihak.
"Pada dasarnya sama, bahwa 11 juta yang sudah dinonaktifkan itu tetap bisa dilayani jika memerlukan perawatan atau juga pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan atau di rumah sakit," ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya, usai rapat bersama Komisi IX DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Diminta Buat Kanal Pengaduan Terpusat, Menkes Akui Layanan PBI Belum Sepenuhnya Berjalan
Dia menekankan, pemerintah telah memastikan keberlanjutan layanan tersebut melalui kebijakan yang langsung disampaikan kepada seluruh fasilitas kesehatan.
"Itu selesai dengan surat Menteri Kesehatan ke seluruh rumah sakit dan juga seluruh fasilitas kesehatan termasuk juga ditujukan ke BPJS," katanya.
Baca Juga: Polemik PBI Memanas, DPR Semprot Menkes Soal Pembayaran dan Penolakan Pasien RS
Menurutnya, kebijakan ini menjadi jaminan bahwa masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala status administrasi, selama membutuhkan penanganan medis.
Di sisi lain, dia juga meluruskan bahwa dinamika yang terjadi dalam rapat bukanlah perbedaan kebijakan, melainkan hanya perbedaan cara memahami keputusan sebelumnya.
Dengan demikian, pemerintah memastikan bahwa kebijakan penonaktifan data tidak menghilangkan hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi kelompok yang membutuhkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








