Pemerintah Pastikan Setiap Perempuan Peroleh Akses Layanan Kesehatan yang Setara dan Responsif

AKURAT.CO Pemerintah menempatkan pemenuhan hak kesehatan perempuan sebagai prioritas strategis pembangunan nasional. Di antaranya dengan mendorong tersedianya layanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan spesifik perempuan.
Dalam Forum Nasional Kesehatan Perempuan 2026, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengatakan hal ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan perempuan di Indonesia.
"Saya mengapresiasi forum ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Sinergi seperti ini penting agar kebijakan dan program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan nyata perempuan di berbagai lapisan masyarakat," ujar Menko PMK dalam keterangannya, Kamis (30/42026).
Baca Juga: Menteri PPPA Minta Maaf soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah
Menurutnya, kesehatan perempuan merupakan fondasi penting dalam pembangunan manusia yang berkelanjutan. Upaya penguatan layanan kesehatan perempuan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hidup individu, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan keluarga dan kualitas generasi mendatang.
"Negara hadir untuk memastikan setiap perempuan memperoleh akses layanan kesehatan yang setara, bermutu, dan responsif. Tidak boleh ada yang tertinggal, karena dari layanan yang unggul kita membangun masa depan yang lebih tangguh," ujarnya.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun langkah bersama yang lebih terarah dan berdampak dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan di Indonesia, serta memperkuat komitmen menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Forum tersebut merupakan ruang kolaborasi antara pemerintah bersama United Nations Population Fund (UNFPA) serta mitra pembangunan lainnya untuk mengidentifikasi berbagai tantangan, memperkaya perspektif, serta merumuskan solusi inovatif dalam penanganan isu kesehatan perempuan di tingkat nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







