Garudafood Gandeng Pemkab Sumedang Berdayakan Petani Kacang hingga Budidaya Sapi Perah

AKURAT.CO PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) program kemitraan petani kacang tanah.
Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto, mengatakan penandatanganan ini menjadi tonggak awal kerja sama strategis antara Garudafood dan Pemkab Sumedang yang cakupannya melampaui sektor pertanian.
MoU yang ditandatangani turut membuka peluang kolaborasi di bidang pemberdayaan ekonomi lokal, termasuk pengembangan kemitraan budidaya sapi perah, pengadaan Gerai UMKM di Chocolatos X-Quest, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang lingkungan dan keamanan pangan.
Baca Juga: Program MBG Menggerakkan Ekonomi Desa, Rp600 Miliar per Hari Mengalir ke Petani dan Peternak
"Tak hanya di sektor pertanian, kerja sama ini turut menyasar pengembangan pariwisata melalui wahana eduwisata Chocolatos X-Quest yang diharapkan mampu mendongkrak volume kunjungan ke Sumedang serta memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif masyarakat setempat," kata Fransiskus, dikutip Sabtu (18/4/2026).
Dia menyatakan bahwa kerja sama ini mencerminkan keseriusan Garudafood dalam membangun kemitraan yang berdampak nyata bagi masyarakat Sumedang.
"Bagi kami ini adalah awal dari hubungan jangka panjang yang kami harap bisa terus berkembang bersama Kabupaten Sumedang, dimulai dari pertanian kacang tanah namun dengan semangat untuk tumbuh kembang bersama di banyak hal ke depannya," ujarnya.
Sumedang dinilai memiliki potensi pertanian yang kuat dan kondisi lahan yang cocok untuk pengembangan kacang tanah berkualitas tinggi. Dalam kemitraan ini, total 150 hektare lahan pertanian di Kabupaten Sumedang akan menjadi awal basis pengembangan program yang diharapkan ke depan akan mampu merambah hingga total 1000 hektare.
Nantinya, Garudafood akan berperan sebagai offtaker yang menjamin penyerapan hasil panen petani, sekaligus memberikan pembinaan, pendampingan teknis budidaya, dan penerapan standar mutu secara langsung di lapangan untuk produk-produk unggulannya seperti Kacang Garuda dan Kacang Rosta.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyambut positif kemitraan ini dan mengajak warga Sumedang yang memiliki lahan pertanian untuk turut terlibat dalam program ini.
Baca Juga: Pompanisasi Jadi Andalan, Panen Petani Bisa 3 Kali Setahun
"Sumedang punya potensi pertanian yang luar biasa, dan kehadiran Garudafood menjadi bukti bahwa potensi ini diakui dan dipercaya oleh industri. Kami berharap kemitraan ini bisa terus berkembang, dan kami mengundang warga Sumedang yang punya lahan pertanian untuk ikut bergabung bersama kami," ujar Dony.
Sementara itu, Farming Manager Garudafood, Rini Wiasih, juga menandatangani PKS secara langsung bersama dua mitra petani binaan Pemkab Sumedang yang menjadi langkah nyata bahwa kemitraan ini bukan hanya antara institusi, tetapi benar-benar melibatkan petani sebagai pelaku utama di lapangan.
"Bagi Garudafood, Sumedang bukan sekadar wilayah baru dalam peta kemitraan pertanian. Langkah hari ini adalah undangan terbuka untuk petani lokal agar tumbuh bersama industri, dengan kepastian pasar di satu tangan dan pendampingan nyata di tangan lainnya," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










