Akurat
Pemprov Sumsel

Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 20 April 2026

Titania Isnaenin | 20 April 2026, 11:38 WIB
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 20 April 2026
Kalender Islam 20 April 2026.

AKURAT.CO ​Pada 20 April 2026, berdasarkan Kalender Hijriah yang disusun Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, tanggal tersebut bertepatan dengan 2 Dzulqa'dah 1447 Hijriah. ​

Penanggalan ini penting bagi umat Islam di Indonesia untuk menyesuaikan jadwal ibadah dan hari-hari penting keagamaan. ​

Sementara itu, Muhammadiyah juga memiliki metode penetapan kalender Hijriah sendiri yang mungkin memiliki perbedaan.

Konversi Tanggal Hijriah 20 April 2026

​Hari ini, 20 April 2026, bertepatan dengan 2 Dzulqa'dah 1447 H menurut Kalender Hijriah Indonesia4 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI. ​

Bulan April 2026 mencakup bulan Syawal dan Dzulqa'dah 1447 H. ​Awal bulan Dzulqa'dah 1447 H sendiri dimulai pada 19 April 2026.

Berikut adalah rincian konversi tanggal Masehi ke Hijriah untuk sebagian bulan April 2026 berdasarkan Kemenag:

1 April 2026: ​12 Syawal 1447 H

2 April 2026: ​13 Syawal 1447 H

3 April 2026: ​14 Syawal 1447 H

4 April 2026: ​15 Syawal 1447 H

5 April 2026: ​16 Syawal 1447 H

6 April 2026: ​17 Syawal 1447 H

7 April 2026: ​18 Syawal 1447 H

8 April 2026: ​19 Syawal 1447 H

9 April 2026: ​20 Syawal 1447 H

10 April 2026: ​21 Syawal 1447 H

11 April 2026: ​22 Syawal 1447 H

12 April 2026: ​23 Syawal 1447 H

13 April 2026: ​24 Syawal 1447 H

14 April 2026: ​25 Syawal 1447 H

15 April 2026: ​26 Syawal 1447 H

16 April 2026: ​27 Syawal 1447 H

17 April 2026: ​28 Syawal 1447 H

18 April 2026: ​29 Syawal 1447 H

19 April 2026: ​1 Dzulqa'dah 1447 H

20 April 2026: ​2 Dzulqa'dah 1447 H

Penetapan Kalender Islam oleh Kemenag

​Kementerian Agama Republik Indonesia menerbitkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 sebagai rujukan resmi bagi umat Islam dan penyelenggara layanan keagamaan. ​

Kalender ini penting untuk perencanaan kegiatan keagamaan, pendidikan, dan kebijakan publik di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim. ​

Kalender Hijriah April 2026 yang diterbitkan oleh Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI bisa menjadi panduan umat Islam. Kalender Hijriah ini juga mencantumkan tanggal-tanggal penting.

​Dalam penyusunannya, Kemenag menggunakan kriteria MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dengan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

​Standar ini mengintegrasikan pendekatan hisab dan rukyat secara ilmiah dan moderat, bertujuan untuk mengurangi potensi perbedaan penetapan awal bulan Hijriah, terutama pada Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

​Jika pada hari pemantauan posisi hilal masih di bawah 3 derajat atau elongasi di bawah 6,4 derajat, bulan berjalan kemungkinan akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

​Kemenag menyadari adanya perbedaan pandangan dalam penetapan awal bulan Hijriah dan menekankan pentingnya saling menghormati.

​Kemenag akan menggelar sidang isbat untuk penetapan awal bulan Hijriah, seperti 1 Ramadan dan 1 Syawal. ​Sebagai contoh, sidang isbat untuk penetapan 1 Syawal 1447 H diadakan pada 19 Maret 2026. ​

Hasil sidang isbat untuk 1 Syawal 1447 H menunjukkan bahwa Hari Raya Idulfitri 2026 jatuh pada 21-22 Maret 2026. ​

Sidang isbat ini melibatkan berbagai pihak seperti ulama, ahli astronomi, BMKG, BRIN, MUI, DPR RI, Mahkamah Agung, perwakilan ormas Islam, duta besar negara sahabat, dan Tim Hisab Rukyat Kemenag.

Penetapan Kalender Islam oleh Muhammadiyah

​Muhammadiyah menetapkan awal bulan Hijriah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. ​Metode ini didasarkan pada perhitungan astronomi yang bersifat matematis dan sistematis, tanpa perlu observasi langsung hilal. ​

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.