Hujan Meteor Lyrid Puncaki Langit Indonesia Malam Ini, Catat Jam dan Cara Melihatnya!

AKURAT.CO Fenomena Hujan Meteor Lyrid kembali menyapa langit Indonesia.
Sebagai salah satu pertunjukan "bintang jatuh" tertua dalam sejarah, peristiwa tahunan ini menjanjikan pemandangan memukau yang dapat disaksikan langsung tanpa alat bantu optik.
Berikut cara dan jadwal lihat fenomena Hujan Meteor Lyrid di Indonesia.
Mengenal Hujan Meteor Lyrid
Hujan meteor Lyrid adalah debu kosmik yang berasal dari puing-puing Komet C/1861 G1 Thatcher. Komet ini membutuhkan waktu sekitar 415 tahun untuk sekali mengitari Matahari.
Meski kometnya jarang terlihat, Bumi melintasi jejak debunya setiap bulan April.
Saat partikel debu ini memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan luar biasa mencapai 49 km/detik, mereka terbakar dan menciptakan garis cahaya terang yang kita kenal sebagai meteor.
Menariknya, catatan pengamatan fenomena ini sudah ada sejak lebih dari 2.500 tahun yang lalu.
Jadwal dan Waktu Puncak di Indonesia
Meskipun periode aktif Lyrid berlangsung dari 14 hingga 30 April 2026, intensitas tertingginya terjadi pada masa puncak:
Puncak Utama: Malam 22 April hingga dini hari 23 April 2026.
Waktu Terbaik: Mulai pukul 00.00 hingga 05.00 waktu setempat.
Intensitas: Sekitar 10 hingga 20 meteor per jam.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), waktu paling ideal adalah setelah tengah malam saat rasi bintang Lyra (titik asal meteor) sudah cukup tinggi di ufuk timur laut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






