Akurat Logo

AHY Pastikan Implementasi Program Pemerintah di Yogyakarta Tepat Sasaran

Moehamad Dheny Permana | 24 April 2026, 19:30 WIB
AHY Pastikan Implementasi Program Pemerintah di Yogyakarta Tepat Sasaran
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, meninjau sejumlah program strategis di Yogyakarta.

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebagai komitmen pemerintah menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kunjungan ini, AHY meninjau sejumlah program strategis, sekaligus memastikan pemerataan pembangunan berjalan tepat sasaran, mulai dari sektor pendidikan, permukiman, hingga infrastruktur konektivitas.

Rangkaian kunjungan difokuskan pada sejumlah program prioritas, yakni peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo, penataan kawasan permukiman Mrican di Sleman dan Kampung Lampion Kotabaru, serta progres Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Prambanan–Purwomartani yang terhubung dengan koridor Jogja–Solo.

Baca Juga: Gibran Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran di Daerah Terpencil

Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan kehadiran Menko AHY di lapangan bertujuan memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mengidentifikasi tantangan di tingkat daerah.

"Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan pembangunan tidak hanya terfokus pada proyek infrastruktur berskala besar, tetapi juga menyentuh aspek fundamental seperti pendidikan, kualitas permukiman masyarakat, dan kesejahteraan rakyat," ujar Herzaky, Jumat (24/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY menaruh perhatian besar terhadap pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo, sebagai salah satu program prioritas nasional untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan.

Program ini dihadirkan untuk membuka akses belajar bagi masyarakat kurang mampu, menyediakan lingkungan pendidikan yang layak, serta membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Herzaky, penguatan infrastruktur pendidikan menjadi fondasi penting agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

"Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung sekolah, melainkan membangun harapan, memutus rantai kemiskinan, dan menyiapkan generasi masa depan yang berdaya saing," lanjutnya.

Baca Juga: BGN Percepat Validasi Data agar Penerima Program MBG Tepat Sasaran

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU memiliki peran strategis melalui penyediaan infrastruktur dasar dan sarana pendukung pendidikan. Mulai dari bangunan sekolah yang layak, sanitasi, akses jalan, air bersih, hingga lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Sinergi lintas kementerian ini diharapkan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di berbagai daerah. Selain itu, Menko AHY juga meninjau implementasi program Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) melalui kegiatan penanaman pohon di sisi Jalan Tol ruas Prambanan–Purwomartani, koridor Jogja–Solo.

Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya modern dan fungsional, tetapi juga ramah lingkungan, memperkuat konservasi air, mengurangi polusi, serta meningkatkan kualitas kawasan perkotaan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.