Dikabarkan Kembali Bertugas di Pemerintahan, Hasan Nasbi: Tunggu Pengumuman Resmi

AKURAT.CO Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, buka suara terkait banyaknya kabar yang menyebut bahwa dirinya akan kembali mendapat tugas dalam pemerintahan. Dia pun meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
"Kita tunggu pengumuman resmi ya nanti," ujar Hasan saat dikonfirmasi Akurat.co, Senin (27/4/2026).
Berdasarkan informasi yang beredar, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melantik sejumlah pejabat di Istana Merdeka, Jakarta, pada siang menjelang sore hari ini. Salah satu nama yang disebut-sebut akan dilantik, yaitu Hasan Nasbi sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Baca Juga: Prabowo Dikabarkan Lantik Pejabat Hari Ini: Qodari Jadi Kepala Bakom RI, Dudung Jadi KSP
Selain Hasan, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, juga dikabarkan akan terkena reposisi. Qodari berpotensi mengisi posisi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menggantikan Angga Raka Prabowo yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital.
"Ada kemungkinan seperti itu," ucap sumber Akurat.co, saat dikonfirmasi.
Sementara, posisi KSP akan diisi oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Saat ini, Dudung masih menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.
Sebagai informasi, wacana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat di ruang publik. Isu tersebut terus berkembang setelah Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya memberikan pernyataan singkat yang memicu spekulasi pada awal bulan ini.
Baca Juga: Hasan Nasbi Minta Saiful Mujani Lebih Bijak: Jangan Memprovokasi, Bangsa Butuh Kesejukan
"Tunggu saja," ucap Seskab Teddy kepada awak media saat ditanya soal rencana resahuffle kabinet, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (7/4/2026) silam.
Tanpa menjelaskan panjang lebar, Seskab hanya meminta publik untuk menunggu. Dia juga tidak menjawab secara gamblang ketika ditanya apakah reshuffle tersebut akan dilakukan bulan ini.
"Nanti Bapak Presiden yang akan menceritakan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








