Adhi Karya (ADHI) Rombak Direksi dan Komisaris, Berikut Nama-Nama Terbarunya

AKURAT.CO PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) secara resmi merombak susunan pengurus perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 7 Mei 2026.
Perubahan strategis ini mencakup pengangkatan sejumlah nama baru di jajaran dewan komisaris serta penataan ulang nomenklatur jabatan di kursi direksi.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kinerja operasional dan tata kelola perusahaan konstruksi pelat merah tersebut dalam menghadapi tantangan industri di masa depan.
Perubahan Signifikan di Dewan Komisaris
Dalam hasil keputusan RUPST yang berlangsung pada Mei 2026, pemegang saham menyetujui pengangkatan Alexander Ruby Setyoadi sebagai anggota dewan komisaris yang baru.
Penunjukan ini dilakukan bersamaan dengan pengukuhan kembali beberapa nama yang telah menjabat sebelumnya untuk memastikan kesinambungan pengawasan.
Berikut daftar lengkap jajaran Dewan Komisaris PT Adhi Karya (Persero) Tbk berdasarkan pemutakhiran terbaru per Mei 2026:
Susunan Dewan Komisaris ADHI 2026
Komisaris Utama: Dody Usodo Hargosuseno
Komisaris: Alexander Ruby Setyoadi
Komisaris: Amelia Tetriana
Komisaris: Bob Arthur Lombogia
Komisaris: R. Erwin Moeslimin Singajuru
Komisaris Independen: Elan Suherlan
Komisaris Independen: Rustam Sofyan Sirait
Perombakan ini menunjukkan fokus perusahaan dalam memperkuat fungsi pengawasan dengan melibatkan figur yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing.
Penataan Ulang Jajaran Direksi dan Nomenklatur Jabatan
Selain perubahan di level komisaris, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 juga menetapkan perubahan nomenklatur pada beberapa posisi direksi.
Penataan ulang ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembagian kerja agar lebih selaras dengan strategi bisnis jangka panjang ADHI. Moeharmein Z.C tetap memegang kendali sebagai Direktur Utama setelah penunjukannya dalam rapat sebelumnya.
Susunan Direksi Terbaru Adhi Karya
Direktur Utama: Moeharmein Z.C
Direktur Operasi I: Harimawan
Direktur Operasi II: Pundjung Setya Brata
Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko: Vera Kirana
Direktur Keuangan: Bani Iqbal
Direktur Human Capital dan Sistem: Yan Arianto
Perubahan posisi Vera Kirana menjadi Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko serta penunjukan Yan Arianto mencerminkan upaya perusahaan dalam memitigasi risiko sekaligus memperkuat sistem internal.
Dampak Strategis bagi Kinerja ADHI
Langkah perombakan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi yang rutin dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan susunan pengurus yang baru, Adhi Karya berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas dalam penyelesaian proyek-proyek strategis nasional.
Kehadiran wajah baru seperti Alexander Ruby Setyoadi di jajaran komisaris diharapkan dapat memberikan perspektif segar dalam pengambilan kebijakan strategis perusahaan.
Susunan manajemen yang solid sangat krusial bagi emiten berkode saham ADHI ini, mengingat sektor konstruksi yang dinamis memerlukan ketangkasan dalam pengambilan keputusan.
Melalui kombinasi antara pejabat lama yang berpengalaman dan pejabat baru yang kompeten, perusahaan optimistis dapat menjaga kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
Seluruh keputusan dalam RUPST 2026 tersebut telah dinyatakan berlaku efektif sejak ditutupnya rapat tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



