Menko Polkam Ingatkan Satgas Garuda UNIFIL Tingkatkan Disiplin dan Latihan dalam Misi Perdamaian

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, memimpin rapat koordinasi misi pemeliharaan perdamaian sekaligus memberikan arahan kepada 744 prajurit Satgas Kontingen Garuda (Satgas Konga) UNIFIL, yang akan diberangkatkan ke Lebanon pada akhir Mei mendatang.
Dia menekankan pentingnya peningkatan disiplin, kualitas latihan, dan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), dia menyampaikan Indonesia memiliki rekam jejak panjang dan reputasi baik dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB.
Baca Juga: Prajurit TNI Kembali Gugur di UNIFIL, PBB Harus Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian
Menurutnya, keterampilan, kemampuan, dan kedisiplinan merupakan faktor utama dalam menjaga keselamatan prajurit serta keberhasilan pelaksanaan tugas di daerah misi.
"Latihan yang keras adalah bentuk kesejahteraan yang diberikan kepada para prajurit. Dengan latihan keras dan disiplin, prajurit kita dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pada saat tugas dilaksanakan dengan baik, di situlah muncul kebanggaan, kehormatan, promosi, dan apresiasi dari bangsa," kata Djamari dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).
Dia menekankan, perhatian Presiden Prabowo terhadap peningkatan peran Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.
Menurutnya, Indonesia perlu terus memperkuat reputasi melalui kesiapan pasukan, peningkatan kontribusi, serta penempatan perwira TNI pada posisi strategis di struktur misi PBB.
Dia pun menyampaikan salam dan perhatian Presiden kepada seluruh personel yang akan menjalankan tugas di Lebanon. Misi perdamaian merupakan amanat konstitusi untuk turut menjaga ketertiban dunia, sekaligus membawa kehormatan bangsa Indonesia.
"Kalian mengemban tugas negara untuk turut serta menciptakan perdamaian dunia. Di pundak kalian ada bendera Merah Putih dan baret biru PBB. Betapa besar kepercayaan dan harapan bangsa ini kepada kalian," jelasnya.
Baca Juga: Tiga Prajurit TNI Gugur, SBY Minta PBB Evaluasi dan Hentikan Misi UNIFIL di Lebanon
Djamari mengingatkan seluruh prajurit agar mematuhi aturan, menjaga disiplin, dan tidak lengah selama bertugas di daerah operasi. Setiap tindakan prajurit akan berdampak langsung terhadap keselamatan personel dan nama baik Indonesia.
Dia meminta seluruh prajurit memahami tujuan pengabdian dalam menjalankan tugas negara. Menurutnya, pengorbanan prajurit harus selalu diarahkan untuk kepentingan bangsa dan kehormatan Indonesia.
"Jangan sekali-kali lengah. Ketidakpatuhan bukan hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga pada nama baik bangsa. Beban itu ada di pundak kalian," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






