Mori Hanafi Kesal Menhub Minta Raker Kecelakaan Transportasi Ditunda: Alasannya Tak Masuk Akal

AKURAT.CO Anggota Komisi V DPR, Mori Hanafi, mengaku kecewa atas ketidakhadiran Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, dalam rapat kerja Komisi V DPR untuk membahas rentetan kecelakaan transportasi, termasuk tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Menurutnya, Menhub seharusnya hadir langsung karena persoalan keselamatan transportasi sedang menjadi sorotan publik. Dia menilai alasan penundaan rapat karena hasil investigasi belum selesai, tidak cukup kuat.
"Izin Pak, saya kecewa. Yang punya gawe Menhub, apalagi masalahnya kemudian kalau enggak salah seminggunya lagi ada kecelakaan kereta lagi," kata Mori dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga: Menhub Sakit, Komisi V DPR Tunda Raker Kecelakaan Kereta Api
Dia juga menyinggung kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang menewaskan 16 orang. Menurutnya, kecelakaan tetsebut belum mendapat perhatian serius dalam pembahasan DPR bersama pemerintah.
"Jadi kita belum bicara tabrakan bus ALS, 16 orang meninggal," ujar Politikus Partai NasDem itu.
Dia juga mempertanyakan alasan Kemenhub yang menyebut investigasi kecelakaan kereta di Bekasi Timur masih berlangsung sehingga meminta rapat ditunda. Menurutnya, kasus kecelakaan tersebut seharusnya sudah bisa dipetakan penyebab awalnya mengingat peristiwa itu telah berlangsung beberapa hari.
"Alasan yang pertama buat kami belum masuk akal. Kecelakaan kereta di Bekasi itu enggak pelik Pak, sederhana itu. Kok bapak-bapak belum bisa menyimpulkan apa sebabnya, udah berapa hari itu," tegasnya.
Dia juga menyoroti adanya dua alasan berbeda dari Kemenhub, yakni alasan investigasi yang belum selesai dan kondisi kesehatan Menhub Dudy.
Mori menilai, instansi terkait seperti Basarnas maupun Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kemungkinan besar sudah memiliki gambaran awal penyebab kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel Bukti Persoalan Sistemik Transportasi Belum Tuntas
"Saya yakin kalau saya tanya ke Kepala Basarnas sekarang sudah tahu tuh, itu ada Kepala KNKT udah tahu tuh apa sebabnya," ucapnya.
Karena itu, dia menganggap alasan penundaan rapat akibat proses penyidikan belum rampung sulit diterima. Ada pun, penundaan dilakukan setelah Menhub Dudy berhalangan hadir karena alasan kesehatan.
Sedangkan Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Basarnas, Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan pihak Korlantas Polri, sudah hadir dalam rapat tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









