Krisis Guru Belum Teratasi, Seleksi PPPK Harus Berpihak ke Tenaga Pendidik

AKURAT.CO Pemerintah diminta memprioritaskan tenaga pendidik dalam pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Sebab, Indonesia masih menghadapi kekurangan guru yang hingga kini belum terselesaikan.
Anggota Komisi X DPR, Habib Syarief Muhammad, menilai kebutuhan guru secara nasional yang mencapai ratusan ribu orang harus menjadi perhatian serius, terutama dalam kebijakan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) di sektor pendidikan.
"Krisis guru belum teratasi. Karena itu, seleksi PPPK harus benar-benar berpihak kepada tenaga pendidik, agar kebutuhan guru di berbagai daerah bisa segera terpenuhi," ujarnya, kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Syarief menyoroti masih banyak sekolah mengalami kekurangan tenaga pengajar, termasuk di daerah terpencil dan kawasan pinggiran. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan.
Baca Juga: Komisi X DPR Minta Penataan Guru Non-ASN Tak Ganggu Layanan Pendidikan
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan formasi PPPK lebih difokuskan untuk menutup kebutuhan guru nasional yang diperkirakan mencapai sekitar 480 ribu orang.
"Jangan sampai kebutuhan guru terus dibiarkan, sementara sekolah-sekolah kesulitan mendapatkan tenaga pengajar. Pendidikan adalah sektor fundamental yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia," jelas Syarief.
Politikus PKB itu menyebut bahwa rekrutmen guru melalui PPPK harus dibarengi dengan kepastian status dan kesejahteraan tenaga pendidik. Terutama bagi guru honorer yang selama ini telah mengabdi bertahun-tahun.
Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat koordinasi dalam pemetaan kebutuhan guru, agar proses rekrutmen lebih tepat sasaran dan merata.
"Negara harus hadir memberikan kepastian bagi para guru. Mereka adalah ujung tombak pembangunan bangsa," pungkas Syarief.
Baca Juga: DPR Dorong Pengangkatan Bertahap Guru Honorer dan PPPK Jadi ASN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







