Akurat Logo

Pemerintah Terus Berupaya Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

Putri Dinda Permata Sari | 20 Mei 2026, 17:27 WIB
Pemerintah Terus Berupaya Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel
Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, bicara soal penangkapan 9 WNI oleh Israel. (Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari)

AKURAT.CO Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas, memastikan pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai upaya untuk melindungi dan membebaskan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.

Menurut Supratman, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri telah bergerak melakukan komunikasi dan dialog dengan berbagai pihak terkait insiden tersebut.

“Sekarang Kementerian Luar Negeri pasti sudah melakukan langkah-langkah dialog dengan seluruh pihak,” kata Supratman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Ia menegaskan, meskipun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, negara tetap memiliki tanggung jawab penuh terhadap keselamatan seluruh WNI di luar negeri.

“Pasti kami juga melakukan upaya semaksimal mungkin. Walaupun kita tahu tidak memiliki hubungan diplomatik, tapi percayalah bahwa negara pasti hadir dan bertanggung jawab terhadap keselamatan warga negara kita yang berada di luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Diperluas, Wamenkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Penyakit

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia yang tergabung dalam misi Global Freedom Flotilla ditangkap Israel setelah kapal mereka dicegat pasukan Zionis di perairan menuju Jalur Gaza.

Juru Bicara II Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, mengatakan pemerintah Indonesia terus melakukan pendekatan intensif melalui perwakilan RI di kawasan untuk memastikan kondisi seluruh WNI dalam keadaan aman.

“Berdasarkan informasi terkini, sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia yang tergabung dalam misi GSF 2.0 semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel,” kata Nabyl dalam keterangannya.

Dari sembilan WNI tersebut, tiga di antaranya merupakan jurnalis media nasional yang tengah menjalankan tugas peliputan, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Kemlu RI menegaskan seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran terus ditempuh agar para WNI dapat segera dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia dengan selamat.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh awak dan kapal misi kemanusiaan internasional yang saat ini masih ditahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.