Kekompakan Forkopimda Kunci Stabilitas dan Keberhasilan Pembangunan

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, menegaskan, pentingnya memperkuat sinergi dan kekompakan antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung keberhasilan program-program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Djamari saat memberikan arahan dalam kegiatan Silaturahmi dan Arahan Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI kepada Forkopimda se-Sulawesi di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari.
“Tugas kita adalah membangun bangsa. Pembangunan tidak mungkin berjalan apabila kondisi daerah tidak kondusif. Selain itu, pembangunan juga tidak akan berhasil apabila tidak dilaksanakan secara bersama-sama dan kompak oleh seluruh unsur yang ada di daerah,” kata Djamari, Minggu (31/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Djamari juga menyampaikan salam dan apresiasi Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah dan jajaran Forkopimda yang dinilai telah berperan menjaga keamanan dan stabilitas wilayah sehingga pembangunan dapat berlangsung dengan baik.
“Bapak Presiden selalu mengingatkan saya untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada para kepala daerah dan Forkopimda. Peran Forkopimda sangat penting dalam upaya membangun bangsa ini, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,” ujarnya.
Menurut Djamari, setiap persoalan yang muncul di daerah harus segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui koordinasi yang baik antarunsur pemerintahan dan Forkopimda.
Ia menilai tantangan yang dihadapi saat ini tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan.
Baca Juga: Kadin: Regulasi yang Menekan Swasta Bisa Hambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional
“Kalaupun ada masalah, kita harus segera menemukan akar persoalannya dan menyelesaikannya di tempat. Kondisi geopolitik dunia saat ini memang memberikan tantangan tersendiri, namun pemerintah pusat terus bekerja keras agar dampaknya tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Djamari menjelaskan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat ketahanan daerah melalui berbagai kebijakan strategis.
Beberapa di antaranya adalah mempertahankan harga BBM subsidi, memperluas kehadiran negara melalui penyebaran satuan TNI hingga ke daerah, pembangunan batalyon teritorial, pembentukan Koperasi Merah Putih, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga pengembangan Program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempersiapkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
“Sadarilah bahwa itu adalah tugas besar kita bersama. Tugas kita bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi juga turut mencerdaskan masyarakat dan mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Djamari meyakini sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Forkopimda akan menjaga stabilitas keamanan, memperlancar pembangunan, serta membantu menjelaskan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan.
“Saya yakin apabila kita melakukan itu semua, stabilitas keamanan akan terjaga, proses pembangunan berjalan, dan berbagai hal yang belum dipahami masyarakat dapat kita jelaskan dengan baik. Pada akhirnya, tujuan kita untuk mengabdi kepada masyarakat dapat terwujud,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Djamari berpesan kepada seluruh jajaran Forkopimda untuk terus menjaga kesehatan, semangat, dan komitmen dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Konser 10 Ribu Penonton Picu Kemacetan Parah di Rasuna Said, Dishub DKI: Tidak Ada Koordinasi
“Jangan lelah, jangan bosan, dan jangan jenuh mengabdi kepada masyarakat. Teruslah menjaga semangat dan kesehatan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pembangunan tidak akan berjalan tanpa situasi keamanan yang kondusif.
Menurut Tito, keamanan sering kali dianggap sebagai sesuatu yang biasa, padahal merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan di daerah maupun nasional.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menghidupkan peran Forkopimda sebagaimana diamanatkan dalam berbagai regulasi yang berlaku.
“Karena itu, forum ini harus benar-benar dihidupkan melalui pertemuan rutin, baik formal maupun informal. Yang tidak kalah penting adalah membangun ikatan emosional yang kuat di antara unsur Forkopimda, dengan kepala daerah sebagai pemimpinnya,” ujar Tito.
Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja yang solid di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Berdasarkan data BPS, tren pertumbuhan ekonomi positif terjadi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan Sulawesi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sulawesi menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dan memberikan kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Amalia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










