Indonesia-Qatar Perkuat Kemitraan Militer dan Industri Pertahanan

AKURAT.CO Indonesia dan Qatar resmi memperkuat hubungan bilateral di bidang pertahanan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang akan menjadi landasan menuju Defence Cooperation Agreement (DCA) atau Perjanjian Kerja Sama Pertahanan antara kedua negara.
Kesepakatan tersebut ditandai dalam pertemuan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Qatar, Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Sjafrie menjelaskan, kunjungan Menhan Qatar merupakan kunjungan balasan atas lawatan kerjanya ke Doha pada April 2025.
Menurutnya, momentum tersebut dimanfaatkan kedua negara untuk memperluas kerja sama strategis di sektor pertahanan.
"Hari ini kami merasa sangat terhormat menerima kunjungan beliau. Kami menerima dengan upacara militer dan akan mengadakan courtesy call serta menandatangani sejumlah kesepakatan yang berkaitan dengan peningkatan intensitas kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Qatar," ujar Sjafrie.
Ia mengatakan, kerja sama yang dibangun mencakup berbagai bidang, mulai dari latihan militer, pendidikan dan pelatihan personel, hingga pengembangan industri pertahanan.
"Baik yang berkaitan dengan kerja sama militer, latihan, pendidikan, industri pertahanan, dan lain-lain. Walaupun saat ini kami masih dalam proses menyusun Defence Cooperation Agreement, hari ini kami akan menandatangani satu kesepakatan yang menjadi jembatan menuju DCA tersebut," jelasnya.
Melalui MoU tersebut, kedua negara sepakat meningkatkan profesionalisme prajurit melalui program pelatihan dan latihan bersama, sekaligus memperkuat kolaborasi di sektor industri pertahanan darat maupun maritim.
Baca Juga: Dasco: Nanik Deyang Pilihan Tepat Pimpin BGN, Sudah Teruji di Lapangan
Selain kerja sama antarpemerintah, Indonesia dan Qatar juga akan mempererat hubungan antarpelaku industri pertahanan kedua negara.
"Hari ini akan ditandatangani MoU sebagai jembatan menuju Defence Cooperation Agreement dan juga MoU antara industri pertahanan Indonesia dan industri pertahanan Qatar untuk meningkatkan kerja sama yang lebih baik di masa mendatang," kata Sjafrie.
Ia meyakini kemitraan tersebut akan memberikan manfaat strategis bagi kedua negara sekaligus memperkuat kapasitas pertahanan masing-masing.
"Indonesia meyakini bahwa kerja sama ini akan menghasilkan mutual benefit dan mutual respect antara Indonesia dan Qatar. Kami akan memperkuat kapasitas serta kerja sama pertahanan di masa yang akan datang," tegasnya.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Qatar memiliki nilai strategis, khususnya di sektor pertahanan.
Ia mengatakan kedua negara telah membahas sejumlah agenda kerja sama yang akan ditindaklanjuti secara lebih rinci dalam waktu mendatang.
"Hubungan antara Indonesia dan Qatar sangat strategis, khususnya di bidang pertahanan. Kami telah mendiskusikan banyak hal bersama sahabat saya kemarin dan akan membahasnya lebih rinci hari ini," ujarnya.
Menurut Sheikh Saoud, pelatihan dan latihan bersama menjadi salah satu fokus utama kerja sama kedua negara, selain pengembangan industri pertahanan.
"Kami memiliki berbagai bidang kerja sama. Salah satunya adalah pelatihan dan latihan bersama, dan bidang lainnya adalah industri pertahanan, di mana kami bekerja sama dengan saudara-saudara kami di Indonesia," katanya.
Baca Juga: Siswa SMPN 111 Jakarta Terkesan Bisa Berbincang dan Dapat Motivasi dari Prabowo
Ia berharap penandatanganan MoU tersebut dapat menjadi fondasi bagi lahirnya perjanjian kerja sama pertahanan yang lebih komprehensif antara Indonesia dan Qatar.
"Hari ini kita akan menyaksikan penandatanganan beberapa kesepakatan kerja sama. Salah satunya adalah MoU yang diharapkan akan mengarah pada Perjanjian Pertahanan antara kedua negara kita, insya Allah," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









